KPP Pratama Bantul memberikan edukasi penggunaan Coretax DJP kepada sivitas akademika Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang diselenggarakan di lingkungan kampus ISI Yogyakarta, Senin–Jumat (02–06/03). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dosen dan pegawai dalam melakukan aktivasi akun Coretax serta pelaporan SPT tahunan PPh orang pribadi secara mandiri melalui sistem terbaru Direktorat Jenderal Pajak.

Edukasi yang berlangsung setiap hari pukul 09.00–12.00 WIB ini diikuti oleh dosen dan civitas akademika ISI Yogyakarta dengan total undangan sebanyak 740 orang. Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam beberapa sesi sesuai unit kerja agar pendampingan dapat berjalan lebih efektif. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh peserta dari Fakultas Seni Media Rekam dan Fakultas Seni Pertunjukan, dilanjutkan dengan pegawai dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Umum (BPKU) pada hari kedua. Hari berikutnya diikuti oleh Unit Pelaksana Akademik (UPA) Perpustakaan, Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAAK), serta lembaga dan pascasarjana. Sementara itu, hari terakhir diikuti oleh peserta dari Fakultas Seni Rupa dan Desain.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyuluh KPP Pratama Bantul memberikan paparan mengenai aktivasi akun Coretax DJP serta tata cara pelaporan SPT tahunan PPh orang pribadi. Peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung tahapan pelaporan mulai dari proses login hingga pengiriman SPT tahunan. Pelaksanaan kegiatan ini turut dibantu oleh para Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) yang memberikan pendampingan teknis kepada peserta selama sesi praktik berlangsung. Dengan adanya Renjani, peserta dapat memperoleh bantuan secara langsung apabila menemui kendala saat melakukan aktivasi akun maupun pengisian SPT tahunan.

Penyuluh pajak KPP Pratama Bantul, Mawan Triantana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh wajib pajak siap menghadapi sistem administrasi perpajakan yang baru.

“Kami memahami bahwa sistem Coretax mungkin terasa sulit di awal. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi Bapak dan Ibu secara langsung. Jika ada kesulitan, jangan ragu untuk bertanya. Kami akan mendampingi sampai berhasil,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi terkait berbagai hal, seperti penggunaan bukti potong, kelengkapan data penghasilan, serta penggabungan nomor pokok wajib pajak (NPWP) istri dengan NPWP suami.

Melalui kegiatan ini, KPP Pratama Bantul berharap sivitas akademika ISI Yogyakarta semakin siap menggunakan Coretax DJP dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, khususnya dalam pelaporan SPT tahunan PPh orang pribadi secara mandiri, tertib, dan tepat waktu.

 

Pewarta: Maria Immaculata Fajar Riyanti
Kontributor Foto: Maria Immaculata Fajar Riyanti
Editor: Haris Abdullah Nuruddin Syah

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.