Dari negeri di atas awan dengan jarak 92,2 km dari dataran Kabupaten Manokwari, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari menggaungkan kegiatan Pajak Bertutur di SMP Negeri 1 Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak (Kamis, 3/9/2026). Program edukasi perpajakan tersebut dihadiri oleh 33 orang peserta didik yang keseluruhannya terdiri dari perwakilan siswa kelas 9.
Pajak Bertutur merupakan program Direktorat Jenderal Pajak yang diselenggarakan serentak secara nasional dengan mengusung tema “Pajak Kita: Energi Generasi Juara” dan tagline “Sehari Mengenal Selamanya Bangga”. Langkah ini menjadi bagian dari kampanye inklusi kesadaran pajak sejak dini yang bertujuan untuk membangun generasi Indonesia yang cerdas, berkualitas dan berkarakter dalam menunjukan rasa cinta tanah air.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh MC, Novia Ayu Rachmadani, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala KPP Pratama Manokwari, Vika Aryanto.
Dalam kesempatan ini, Vika menyampaikan pesan tentang peran siswa dalam mewujudkan rasa cinta tanah air. “Belajar dengan tekun serta menjaga fasilitas umum dan sekolah itu adalah bagian dari aksi nyata dalam mewujudkan rasa cinta tanah air paling sederhana,” ujar Vika.
Dalam giat kali ini, seluruh siswa diminta untuk memperkenalkan diri. Charles Melvin Kowi, salah satu siswa, menyebut dalam perkenalannya, memiliki cita-cita yang berbeda dari siswa yang lain. Ia ingin menjadi seorang pengusaha. “Saya ingin jadi pengusaha supaya nanti bisa punya usaha sendiri dan bisa sukses dari hasil kerja keras saya,” tutur Melvin. Baginya, menjadi pengusaha memberikan kesempatan untuk mandiri sekaligus menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang lain.
Selanjutnya untuk memperdalam pemahaman siswa tentang perpajakan, Anugerah Tri Putranto selaku penyuluh pajak menyampaikan materi APBN, serta pengelolaan dan manfaat pajak dan peran siswa dalam perpajakan.
Anugerah menekankan pentingnya nilai gotong royong dan kerja sama dalam memberikan kontribusi nyata kepada negara. “Pajak itu gotong royong paling besar. Tanpa pajak, negara tidak memiliki cukup dana untuk membangun sekolah, rumah sakit, jalan, dan melindungi rakyatnya,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini dimeriahkan dengan permainan interaktif sebagai bentuk refleksi untuk menguji kembali pemahaman para siswa. Rangkaian acara juga diisi dengan sesi “Direktur Jenderal Pajak Menyapa” secara daring yang dibawakan langsung oleh Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto.
Panitia menutup seluruh rangkaian kegiatan Pajak Bertutur dengan membagikan hadiah dan bingkisan kepada seluruh siswa yang aktif, serta mengakhirinya dengan sesi foto bersama.
KPP Pratama Manokwari berharap para siswa dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya APBN, perpajakan, serta peran aktif generasi muda dalam mendukung pembangunan Indonesia.
| Pewarta: Shinji Dennis Huwae |
| Kontributor Foto: Tim KPP Pratama Manokwari |
| Editor: Mohamad Ari |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.