Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat III kembali menggelar kegiatan Pajak Bertutur Tahun 2026 yang juga dilaksanakan secara serentak oleh Kantor Pusat serta seluruh instansi vertikal di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Mengusung tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara”, siswa kelas XI SMA Budi Cendekia Islamic School mengikuti kegiatan yang bertempat di SMA Budi Cendekia Islamic School, Kota Depok (Kamis, 3/9/2026).

"Dalam mempersiapkan Indonesia Emas Tahun 2045, kita tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki integritas dan kepedulian tinggi terhadap masa depan bangsanya,” ucap Kepala SMA Budi Cendekia Islamic School, Bayu Indah Susanti.

Ia melanjutkan, pajak adalah energi utama pembangunan negara. Dengan memahami peran pajak hari ini, kalian sedang menyiapkan diri untuk menjadi Generasi Juara yang siap memimpin dan membangun Indonesia yang mandiri dan sejahtera,".

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Jawa Barat III, Romadhaniah, menyampaikan, “Pajak Bertutur ini semata-mata untuk memberikan kesadaran sejak dini sebelum kelak adik-adik memasuki dunia nyata, yaitu dunia kerja. Setelah kalian memperoleh penghasilan, sudah ada kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi.”

Lebih lanjut, Romadhaniah menekankan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) diibaratkan sebagai sebuah dompet besar milik pemerintah yang dikelola secara terbuka, bertanggung jawab, serta ditujukan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Pada APBN 2026, negara menargetkan pendapatan negara sebesar rp3.147,7 triliun dan belanja negara sebesar Rp3.786,5 triliun. “Dari total pendapatan tersebut, penerimaan sektor perpajakan menjadi penyumbang daya terbesar, yakni mencapai Rp2.357,7 triliun atau sekitar 74% dari total pendapatan Negara,” jelasnya.

Secara khusus, sektor pendidikan mendapatkan perhatian besar melalui amanat UUD 1945. Pada rancangan APBN Tahun 2026, anggaran pendidikan mengalami peningkatan hingga mencapai Rp757,8 triliun.

“Sering ada yang bertanya, 'ke mana sih larinya uang pajak kita?'. Jawabannya ada di sekitar kita. Peningkatan alokasi anggaran pendidikan, dana kesehatan dan bantuan sosial. Buku pelajaran, pembangunan sekolah, serta beasiswa itu merupakan bentuk nyata manfaat pajak yang kita bayarkan. Jadi, ketika kita bicara pajak, kita sebenarnya sedang bicara tentang masa depan kita dan bangsa kita," tegas Romadhaniah.

Selain penyampaian materi, Pajak Bertutur kali ini juga diisi dengan berbagai simulasi dan permainan edukasi pajak, menyusun kata APBN, hitung cepat, permainan korelasi, dan tebak profesi. Secara simbolis, para pemenang tiap permainan menyerahkan bibit tanaman hidroponik untuk disusun pada growing tower hidroponik hingga terisi penuh, yang bermakna bahwa layaknya tanaman yang dirawat, pajak yang dikelola secara konsisten akan terus tumbuh dan memberikan manfaat berkesinambungan bagi masyarakat.

Kanwil DJP Jawa Barat III menganugerahkan piagam kepada SMA Budi Cendekia Islamic School atas dukungannya dalam penyelenggaraan edukasi kesadaran pajak di tingkat sekolah menengah.

Dengan Pajak Bertutur Tahun 2026, Kanwil DJP Jawa Barat III berkomitmen untuk terus merawat dan menumbuhkan kesadaran pajak generasi muda sejak dini dengan mengobarkan energi generasi juara.

Pewarta: Rafi Aji Nugraha
Kontributor Foto: Adrian Dwiki Himawan, Faridha Dwiyanti Fitrianingrum
Editor: Rosafiati Unik Wahyuni

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.