Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kebumen bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah II berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Dies Natalis ke-21 Politeknik Piksi Ganesha Kebumen.
Mengusung tema "Future Ready Generation: Penguatan Mindset, Soft Skill, dan Literasi Pajak sebagai Fondasi Masa Depan", kegiatan ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, pelajar SMA/SMK, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kebumen (Kamis, 16/7/2026).
Direktur Politeknik Piksi Ganesha Kebumen, Ari Waluyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pajak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional. Salah satu manfaat nyata pajak, menurutnya, dapat dirasakan melalui berbagai program pemerintah salah satunya di bidang pendidikan yaitu program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat.
Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Tengah II, Dedi Kusnadi, menjelaskan mengenai peran anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), sistem perpajakan di Indonesia, serta aspek perpajakan bagi pelaku UMKM. Ia menekankan bahwa pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan.
"Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, termasuk pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Oleh karena itu, literasi perpajakan perlu ditanamkan sejak dini agar lahir generasi yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berkontribusi dalam pembangunan melalui pajak," ujar Dedi.
Sementara itu, Penyuluh Pajak KPP Pratama Kebumen, Satrio Pandoyo, menyampaikan materi mengenai pentingnya kesadaran pajak sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang bertanggung jawab. Ia mengajak peserta untuk memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk kontribusi nyata setiap warga negara dalam mendukung keberlangsungan pembangunan nasional.
Melalui kegiatan ini, KPP Pratama Kebumen berharap literasi perpajakan dapat terus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai fungsi dan manfaat pajak, akan tumbuh generasi yang memiliki kompetensi dan keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui kepatuhan perpajakan.
| Pewarta: Indah Sulistiani |
| Kontributor Foto: Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen |
| Editor:Agung Sutrisno Hadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 13 kali dilihat




