"Pembukuan itu gampang, loh," kata Khusnaini yang merupakan Dosen PKN STAN dalam acara seminar di KPP Pratama Curup (Kamis, 30/8). Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Business Development Services (BDS) dengan tajuk “Cegah Bangkrut dengan Handphone” yang bertujuan memperkuat UMKM.
Kepala KPP Pratama Curup, Mawad Sri Basoeki, dalam sambutannya memberikan apreiasi kepada seluruh peserta yang hadir. "Sudah datang ke kantor pajak atas niat sendiri, bahkan ada yang belum punya NPWP, bisa dikatakan Bapak dan Ibu yang hadir di sini adalah orang-orang terpilih,” ucapnya.
Sebanyak 50 pelaku UMKM yang hadir terlihat antusias, masing-masing sudah siap dengan ponsel pintar di tangan dan aplikasi sudah terpasang bahkan sebelum acara inti dimulai.
Sebelum belajar lebih lanjut tentang bagaimana cara membuat laporan keuangan dengan handphone, terlebih dahulu disampaikan pemaparan tentang Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 yang dibawakan oleh Agung Tri Wibowo. Materi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menambah kesadaran akan kewajiban perpajakan sebagai pelaku UMKM.
Materi inti, Akuntansi UKM, selanjutnya disampaikan oleh Khusnaini. Dibuka dengan menampilkan contoh laporan keuangan, Khusnaini menanyakan kepada peserta apakah bisa membuat laporan seperti yang ditunjukkan, sontak peserta menjawab tidak secara berbarengan. Meskipun awalnya masih terlihat asing dengan jurnal akuntansi, namun mendekati akhir seminar peserta sudah lihai memasukkan jurnal sesuai dengan kegiatan usaha yang dilakukan.
Beberapa pegawai dari KPP Pratama Curup juga terlihat berdiri di dekat peserta untuk memberikan asistensi apabila ada yang masih kebingungan. "Nah, mudah kan Bapak-Ibu, tinggal klak klik sudah jadi tuh laporannya," ucap Khusnaini sembari melihat laporan keuangan yang dibuat oleh peserta. “Tadi Bapak-Ibu bohong dong, katanya nggak bisa bikin laporan keuangan, buktinya apa," tutupnya. "Itu kan tadi Bu, hehe," sahut salah satu peserta yang disambut dengan gelak peserta lainnya.
Peserta seminar kini sudah bisa membuat laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar. Sebagai tambahan penutup, Khusnaini berharap agar peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dan turut membagikan kepada pelaku UMKM lain yang belum sempat hadir.
- 181 kali dilihat