KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

Penyerahan Plakat dari KPP Pratama Tarakan ke DPMTSP Tarakan

Penyerahan Plakat dari KPP Pratama Tarakan ke DPMTSP Tarakan

KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

KPP Pratama Tarakan Belajar Tupoksi DPMTSP Tarakan

Materi IHT dari DPMPTSP Kota Tarakan

Materi IHT dari DPMPTSP Kota Tarakan

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tarakan mengundang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Tarakan sebagai narasumber dalam In-House Training (IHT) di Ruang Rapat KPP Pratama Tarakan, Jalan Jend. Sudirman No.104, Tarakan (Selasa, 7/8). IHT kali ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan pegawai dan sinergi antar instansi, serta untuk mengetahui tupoksi dinas tersebut.

Plt. Kepala DPM PTSP Drs. Ardhiansyah, Kabid  Penyelenggaraan Perizinan dan Non perizinan Iwan Abdullah, SE. dan Kasi Perizinan dan Non Perizinan Dra. Yaleswati dari DPMTSP hadir sebagai narasumber.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala KPP Pratama Tarakan R. Giat Sutono membuka IHT kali ini. "Acara IHT telah dilaksanakan secara rutin setiap hari selasa. IHT bertujuan meningkatkan pengetahuan pegawai dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas perpajakan," tutur Giat.

Selanjutnya, Plt. Kepala DPM PTSP Drs. Ardhiansyah menjelaskan terkait dasar hukum pembentukan DPM PTSP dan jenis-jenis perizinan yang dikelolanya. Perizinan yang seharusnya dikelola adalah sebanyak 80 jenis namun perizinan yang banyak diproses adalah izin Reklame, IMB, Tanda Daftar Perusahaan, Izin Gangguan dan SIUP. Selain itu dijelaskan juga mengenai prosedur permohonan perizinan dan alur prosesnya.

Setelah paparan acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul sangat banyak namun diantaranya adalah apakah pihak DPM PTSP menginformasikan adanya kewajiban pajak kepada pemohon atas usahanya dan sebagainya. Semua pertanyaan yang diajukan telah dijawab dengan baik oleh narasumber. Selain itu juga ada beberapa saran di antaranya agar pengusaha yang mempunyai beberapa bidang usaha maka bidang usaha yang dominan agar diletakkan paling atas di SIUP dan sebagainya.