Sebagai bentuk perwujudan nilai Kementerian Keuangan ketiga yaitu Sinergi, pada Rabu (8/8) KPP Madya Semarang dan KPP Penanaman Modal Asing 4 berkolaborasi dalam kegiatan bertajuk Dialog Perpajakan "Peranan dan Kewajiban Perpajakan Sektor Garmen dan Tekstil".

Mengundang 18 Wajib Pajak dari KPP PMA 4 yang bertempat kedudukan di area Jawa Tengah dan 26 Wajib Pajak KPP Madya Semarang, dialog perpajakan ini dibuka dengan sambutan Kepala KPP Madya Semarang, Nyono Laksito dilanjutkan sambutan Kepala KPP PMA 4, Rizaldi. Dalam sambutannya, Kepala KPP Madya Semarang sebagai tuan rumah menyambut seluruh tamu undangan yang hadir sementara Kepala KPP PMA 4 banyak menyinggung tentang penerimaan pajak KPP PMA 4 dari sektor garmen dan tekstil menyumbang 23% dari total penerimaan KPP PMA 4.

Terdapat dua paparan yang disampaikan oleh dua narasumber dari KPP PMA 4. Materi pertama disampaikan oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi IV, Dian Suryaputra. Dian menyampaikan materi terkait kewajiban perpajakan yang sering luput dari perhatian wajib pajak sektor garmen dan tekstil. Materi kedua disampaikan oleh Penyidik Kanwil DJP Jakarta Khusus, Made Bambang Rijanto. Made memberikan penjelasan terkait pemeriksaan Bukti Permulaan serta contoh kasus yang pernah ditanganinya yang melibatkan wajib pajak sektor tekstil dan garmen.

Dialog Perpajakan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II KPP PMA 4, Wawan Herwanto didampingi Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II KPP Madya Semarang, Agus Andaryanto. Sesi tanya jawab diawali dengan pemutaran video testimoni wajib pajak yang telah dilakukan pemeriksaan bukti permulaan. Pertanyaan dari wajib pajak beragam menunjukkan antusiasme wajib pajak terhadap materi yang disampaikan sangat tinggi.

Penanya berasal dari kedua KPP dan dijawab langsung oleh Kepala KPP yang bersangkutan. Salah satu peserta dialog mengaku sangat senang dapat mengikuti acara seperti ini. Selain memperoleh informasi dari narasumber, para wajib pajak juga dapat berkonsultasi langsung dengan para Account Representative atau pemateri di sela sela kegiatan. Mereka berharap kegiatan dialog perpajakan sektoral seperti ini dapat rutin dilaksanakan.