Medan, 27 Oktober 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Utara II memperkuat sinergi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) melalui pengembangan kurikulum vokasi perpajakan yang kolaboratif serta penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pembentukan Tax Center USU. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi perpajakan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten serta siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam agenda Forum Mitra Diskusi bertajuk Membangun Sinergi dalam Pengembangan Kurikulum Kolaboratif untuk Industri di Program Studi Diploma Tiga Perpajakan Fakultas Vokasi USU yang bertempat di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, Medan, Selasa (27/10).
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi D-3 Perpajakan Fakultas Vokasi USU, Dr. Faisal Eriza, S.Sos., M.SP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan perkembangan peran Tax Center sebagai pusat edukasi dan riset perpajakan serta wadah peningkatan literasi perpajakan bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian Fakultas Vokasi USU, Dr. Solahuddin Nasution, S.E., M.SP., menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) agar tetap relevan dengan perkembangan industri perpajakan.
Ia menyampaikan bahwa pengembangan kurikulum kolaboratif diperlukan untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, masukan dari otoritas perpajakan dan praktisi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kurikulum vokasi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Tax Center USU bersama Kanwil DJP Sumatera Utara II. Penandatanganan dilakukan oleh Solahuddin Nasution selaku perwakilan USU dan Franki Nababan selaku perwakilan Kanwil DJP Sumatera Utara II, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Pelayanan dan Konsultasi.
Melalui kerja sama ini, Tax Center diharapkan dapat menjadi sarana edukasi, penelitian, dan pengembangan pengetahuan perpajakan sekaligus memperluas jangkauan edukasi perpajakan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Pajak Ahli Muda Kanwil DJP Sumatera Utara II, Roberto Ritonga, menyampaikan edukasi perpajakan dengan pesan utama “Pajak Kita, Energi Generasi Sang Juara”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan peran penerimaan pajak dalam mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk pembiayaan fasilitas publik, pendidikan nasional, dan beasiswa untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Roberto juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kesadaran dan kepatuhan perpajakan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami pentingnya pajak, tetapi juga menjadi agen perubahan dan teladan kepatuhan perpajakan di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Forum Diskusi Publik yang dipandu oleh Aulia Arif Nasution, S.H., M.H. Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, yaitu perwakilan Penyuluh Pajak Kanwil DJP Sumatera Utara II, Tito Wicaksono, S.Ak., BKP., selaku Konsultan Pajak dari AKP2I Kota Medan, serta Muhammad Alwi Nur Fauzan, A.Md., selaku Tax Specialist PT Serama Laju.
Diskusi tersebut menjadi wadah pertukaran pandangan antara akademisi, otoritas pajak, dan praktisi mengenai kebutuhan kompetensi lulusan serta perkembangan dunia perpajakan. Masukan dari berbagai pihak diharapkan dapat mendukung penyempurnaan kurikulum vokasi yang adaptif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi ini, Kanwil DJP Sumatera Utara II dan USU berharap pengembangan kurikulum vokasi serta optimalisasi peran Tax Center dapat berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara dunia pendidikan dan otoritas perpajakan diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan generasi muda sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan Indonesia.