Bekasi, 29 Juli 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inklusi Kesadaran Pajak secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik dari sejumlah sekolah menengah pertama, yakni SMPN 1, 2, dan 5 Tambun Selatan, SMPN 1 Sumber Cirebon, serta SMP Edu Global Cirebon.
Bimtek ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk membangun kesadaran pajak sejak dini, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Inklusi Kesadaran Pajak sendiri merupakan program edukasi yang terintegrasi dan terinternalisasi ke dalam berbagai media maupun kegiatan yang dilaksanakan bersama pihak ketiga sebagai Mitra Inklusi. Program ini lahir dari upaya kolaboratif antara Direktorat Jenderal Pajak bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menanamkan nilai-nilai perpajakan kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui materi pembelajaran di sekolah.
Dalam pemaparannya, tim penyuluh Kanwil DJP Jawa Barat II menekankan bahwa tujuan utama dari inklusi kesadaran pajak adalah membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki jiwa bela negara. Generasi muda diposisikan sebagai pemegang kunci masa depan yang dituntut untuk peduli terhadap keberlangsungannya, salah satunya melalui pemahaman bahwa kontribusi nyata kepada negara dapat diwujudkan secara konkret lewat pembayaran pajak.
Agenda Bimtek secara khusus menyoroti peran sentral para guru sebagai ujung tombak keberhasilan program inklusi. Pelatihan ini dirancang untuk membekali tenaga pendidik agar mampu mengintegrasikan materi dan nilai-nilai kesadaran pajak secara kontekstual ke dalam berbagai mata pelajaran relevan, seperti Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Bahasa Indonesia, maupun mata pelajaran lain yang sesuai.
Guna menjaga keberlanjutan program, Kanwil DJP Jawa Barat II juga menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara pihak sekolah dan otoritas perpajakan. Pihak sekolah diimbau untuk tidak ragu membuka ruang diskusi maupun berkonsultasi mengenai teknis penyusunan materi dan pendampingan inklusi bersama tim penyuluh, yang secara khusus didukung oleh Mba Cici dan Mba Sisca selaku narahubung program.
Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, Kanwil DJP Jawa Barat II berharap pemahaman mengenai pajak tidak lagi dipandang sebagai topik yang rumit, melainkan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang cinta tanah air dan siap berkontribusi bagi kemandirian bangsa.
#PajakTumbuhIndonesiaTangguh
#KamiDampingiSampaiBerhasil