Perkuat Kolaborasi: KPP Wajib Pajak Besar Satu Gandeng Seluruh WP Baru Untuk Amankan Penerimaan Pajak Tahun 2026
Jakarta, 30 Juli 2026 – KPP Wajib Pajak Besar Satu/ KPP LTO Satu) terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pengamanan penerimaan dan kepatuhan pajak Tahun 2026. Langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin sinergi dan kolaborasi sejak awal dengan para wajib pajak baru (wajib pajak dan badan) yang dipindah dan ditetapkan terdaftar (diadministrasikan) pada KPP Wajib Pajak Besar Satu sesuai Keputusan Dirjen Pajak Nomor KEP-00003/PDH-CT/PJ/2026) per tanggal 1 Juli 2026.
Kegiatan dikemas dalam bentuk forum silaturahmi dan komunikasi, dihadiri oleh pimpinan dan pegawai KPP Wajib Pajak Besar Satu, perwakilan pimpinan dari Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Perwakilan Media (IKPI dan DDTCNews), serta 301 wajib pajak baru yang diwakili oleh pimpinan perusahaan atau konsultan pajak/ kuasa wajib pajak di Gedung Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta Selatan. (Kamis, 30/7).
Dalam sambutannya, Kepala KPP Wajib Pajak Besar Satu, Affan Nuruliman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wajib pajak baru yang diadministrasikan di unit kerjanya atas pembayaran pajaknya karena setiap rupiah berkontribusi terhadap pelaksanaan program pemerintah dan pembangunan negara.
Affan mengatakan acara ini dirancang untuk membangun fondasi komunikasi dan sinergi yang transparan antara otoritas pajak dan wajib pajak. Terdapat 301 wajib pajak baru yang dialihkan ke kantor kami dan 96 wajib pajak yang dipindahkan keluar (sebagian besar berstatus non-aktif/ non-efektif).
“Perusahaan Bapak Ibu yang ada di sini dipilih berdasarkan kriteria yang ketat yang ditetapkan Kantor Pusat, baik dari sisi besarnya kontribusi penerimaan pajak ataupun kualitas kepatuhannya, maka Bapak Ibu harus bangga dengan kondisi ini, “katanya.
Besarnya kontribusi tersebut harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang lebih baik dibanding kantor pajak yang lain. “Saya ingin kantor kami melayani Anda lebih baik dari kantor-kantor pajak yang lain, namun karena Anda adalah Wajib Pajak Besar dan terpilih, kepatuhannya juga harus menjadi contoh yang baik bagi Wajib Pajak lainnya, “ujarnya.
Menurutnya, wajib pajak yang diadministrasikan di KPP LTO Satu terdiri dari 3 (tiga) sektor usaha utama yaitu pertambangan, jasa penunjang pertambangan, dan jasa keuangan, yang mana ketiga sektor ini menjadi kontributor penting bagi penerimaan negara. Affanpun berkomitmen untuk menciptakan hubungan baik yang dilandasi oleh rasa saling percaya antara wajib pajak dan otoritas pajak.
Petugas pajak percaya bahwa Bapak Ibu jujur. Konsep self assessment itu mengasumsikan wajib pajak jujur, makanya wajib pajak diminta untuk mendaftar sendiri, menghitung sendiri, dan seterusnya, “katanya. Namun, adanya rasa saling percaya tidak menghalangi KPP LTO Satu untuk menggunakan kewenangannya sebagaimana diatur dalam ketentuan perpajakan.
“Terkadang memang perusahaan kita periksa. Kalau 3 tahun tidak diperiksa, kita periksa sekali karena rasa sayang. Saya pastikan pemeriksa saya tidak akan cari-cari hal yang aneh-aneh diluar koridor peraturan perundang-undangan. Saling percaya, “ungkapnya.
Affan menyampaikan beberapa pesan kunci dalam berinteraksi antara wajib pajak dengan petuga pajak, diantaranya yaitu, Pertama KPP Wajib Pajak Besar Satu berkomitmen menciptakan kepastian hukum dengan memberikan perlakuan yang setara kepada setiap wajib pajak (equal treatment).
Kedua, KPP Wajib Pajak Besar Satu berkomitmen untuk menjalin komunikasi yang efektif dengan wajib pajak melalui beragam forum, termasuk forum yang dilaksanakan pada hari ini. Ketiga, wajib pajak tidak hanya sebagai pembayar pajak, namun mitra strategis pemerintah yang akan mengawal dan memastikan negara ini tetap berjalan dengan mandiri, berjalan membangun negeri ini untuk lebih sejahtera dan lebih makmur, “imbuhnya.
Ketiga, mendorong dan meminta para wajib pajak untuk membantu dan menjaga integritas petugas pajak. Katanya, “Butuh dua orang untuk korupsi. Kalau satu nakal, tapi satunya mengingatkan, maka itu tidak akan terjadi. Mari kita saling kaga integritas kita, jangan sampai muncul isu-isu lagi di luar sana”.
Affan memperkenalkan jajaran kepala seksi, supervisor, dan fungsional pemeriksa klaster pengawasan yang mengampu para wajib pajak. Selanjutnya, diakhir acara dilakukan dialog singkat antara Affan dan wajib pajak.
Pajak Tumbuh Indonesia Tangguh!
* * *
Pajak Kuat APBN Sehat!
#PajakKitaUntukKita
Narahubung Media:
Widie Widayani
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat
Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar
021-22775100
Twitter @pajakwpbesar
Instagram @pajakwpbesar