Jayapura, 21 Januari 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku (Kanwil DJP Papabrama) terus memperkuat upaya penanaman kesadaran pajak sejak dini melalui kegiatan Inklusi Kesadaran Pajak dan Edukasi Coretax kepada sekolah menengah atas dan sederajat. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kanwil DJP Papabrama, Jayapura.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Papabrama, Renni, dengan mengundang 42 Kepala Sekolah SMA dan sederajat dari wilayah Jayapura dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kanwil DJP Papabrama juga memberikan apresiasi kepada SMKN 2 Jayapura yang telah menyelesaikan seluruh tahapan Inklusi Kesadaran Pajak tingkat Sekolah Menengah Atas, sehingga resmi menjadi Mitra Inklusi Kesadaran Pajak DJP.

Adapun lima tahapan Inklusi Kesadaran Pajak tingkat SMA/sederajat yang telah dilalui, meliputi:

  1. Sosialisasi Inklusi Kesadaran Pajak kepada pihak sekolah (koordinasi);
  2. Bimbingan teknis (bimtek) kepada guru terkait materi dan metode pembelajaran kesadaran pajak;
  3. Integrasi materi kesadaran pajak ke dalam mata pelajaran yang relevan (Implementasi);
  4. Monitoring kegiatan; dan
  5. Evaluasi pelaksanaan inklusi oleh DJP bersama pihak sekolah.

Selain inklusi kesadaran pajak, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi Coretax oleh tim Fungsional Penyuluh Kanwil DJP Papabrama, sebagai sistem administrasi perpajakan terbaru DJP, guna memberikan pemahaman awal kepada para pendidik mengenai transformasi layanan perpajakan digital.

Dalam sambutannya, Renni menyampaikan bahwa peran sekolah sangat strategis dalam membangun budaya sadar pajak sejak dini.

“Melalui program inklusi kesadaran pajak, kami ingin menanamkan nilai-nilai gotong royong dan kepatuhan pajak sejak bangku sekolah. Guru dan kepala sekolah memiliki peran penting sebagai agen perubahan untuk membentuk generasi yang sadar pajak dan siap menghadapi transformasi digital perpajakan melalui Coretax,” ujar Renni.

Kanwil DJP Papabrama berharap kegiatan ini dapat memperluas implementasi inklusi kesadaran pajak di sekolah menengah atas dan sederajat, sekaligus memperkuat sinergi antara DJP dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran pajak yang berkelanjutan.

 

#PajakKuatAPBNSehat #PajakKitaUntukKita #PajakTumbuhIndonesiaTangguh