Frequently Asked Questions

TUNGGAKAN PAJAK
PEMBAYARAN UANG TEBUSAN
UANG TEBUSAN
SURAT PERNYATAAN
WAKTU PENYAMPAIAN SURAT PERNYATAAN
FASILITAS AMNESTI PAJAK
OBJEK AMNESTI PAJAK, HARTA DAN UTANG
SUBJEK AMNESTI PAJAK
DEFINISI DAN KETENTUAN UMUM
FAQ Amnesti Pajak
40. Apabila Wajib Pajak hanya melakukan penyampaian/pembetulan atas suatu SPT Tahunan PPh saja dan mengajukan permohonan pengurangan/penghapusan sanksi administrasi sesuai PMK-91/PMK.03/2015, apakah Wajib Pajak akan diperiksa atas masa?
39. Apakah Wajib Pajak dapat diperiksa setelah melakukan permohonan pembetulan atau penghapusan?
38. Dalam hal Wajib Pajak melakukan kesalahan berulang, bagaimana interpretasi khilaf, padahal diketahui bahwa Wajib Pajak sudah pernah diperiksa?
37. Apa batasan khilaf yang dapat diberikan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi?
36. Wajib Pajak mengajukan permohonan pengurangan/penghapusan sanksi administrasi sesuai Pasal 36 ayat (1) a UU KUP, dengan keputusan yang menyatakan bahwa Wajib Pajak tidak diberikan pengurangan sanksi. Bolehkan mengajukan sesuai PMK-91/PMK.03/2015?
35. Kapan PMK-91/PMK.03/2015 diterapkan?
34. Sampai berapa tahun ke belakangkah PMK-91/PMK.03/2015 berlaku?
33. Berapa kali Wajib Pajak dapat melakukan pembetulan SPT di tahun 2015 atas suatu masa pajak atau tahun pajak untuk mendapatkan fasilitas penghapusan/pengurangan sanksi administrasi?
32. Apakah Wajib Pajak masih dapat memperoleh fasilitas PMK-91/PMK.03/2015 apabila permohonan disampaikan setelah tanggal 31 Desember 2015?
31. Berapa lama jangka waktu DJP harus menerbitkan keputusan atas permohonan Wajib Pajak?