Menyambut era baru pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui Coretax DJP, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purbalingga memberikan pembekalan kepada 40 Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) tahun 2026. Kegiatan pembekalan tersebut dilaksanakan di Aula KPP Pratama Purbalingga, Kabupaten Purbalingga (Rabu, 7/1).
Jumlah Renjani tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 26 orang.
Para Renjani yang akan bertugas di KPP Pratama Purbalingga berasal dari berbagai perguruan tinggi, yaitu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Perwira Purbalingga (Unperba), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Cilacap, serta Politeknik Piksi Ganesha Indonesia.
Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para relawan dalam mengedukasi masyarakat terkait kewajiban perpajakan, khususnya asistensi pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi.
Kepala KPP Pratama Purbalingga, Achmad Hartono, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang telah lolos seleksi Renjani 2026. Ia menekankan bahwa tahun 2026 menjadi tantangan tersendiri karena merupakan tahun pertama implementasi Coretax DJP dalam pelaporan SPT Tahunan.
“Jaga integritas, hadapi beragam karakter wajib pajak dengan kesabaran, dan jangan ragu untuk bertanya kepada pegawai apabila menemui kendala,” pesan Hartono kepada para Renjani.
Kegiatan pembekalan juga dihadiri Ketua Tax Center Universitas Perwira Purbalingga, Heni Purwantini, beserta jajaran pengurus. Dalam sambutannya, Heni memberikan motivasi agar para Renjani senantiasa menjaga integritas, berkomunikasi dengan baik, terus belajar, serta menjadikan kesabaran sebagai modal utama meraih kesuksesan. Ia juga berharap para Renjani dapat menjadi pribadi yang memiliki akhlak dan adab yang baik.
Penyuluh pajak, Dias Kurnelia Prabawati, menjelaskan bahwa salah satu tugas utama Renjani adalah memberikan asistensi kepada wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan. Oleh karena itu, para Renjani dibekali pelatihan mulai dari cara mengakses akun Coretax DJP hingga pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi.
Menariknya, terdapat tiga mahasiswi dari Unperba yang kembali mengikuti program Renjani setelah sebelumnya bertugas pada tahun 2025. Meski mengakui tugas Renjani tidak mudah, mereka tetap termotivasi untuk kembali berkontribusi kepada negeri melalui edukasi dan asistensi perpajakan kepada masyarakat.
Salah satu Renjani, Tri Meilista dari STIE Muhammadiyah Cilacap, mengungkapkan motivasinya mengikuti program ini karena pelaporan SPT Tahunan tahun 2026 telah menggunakan Coretax DJP. Ia berharap dapat mempelajari sistem tersebut secara mendalam sehingga mampu membantu masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan lebih mudah dan tepat.
| Pewarta: Huge Jendra |
| Kontributor Foto: Huge Jendra |
| Editor: Waruno Suryohadi |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.




