Untuk memperkuat kualitas basis data perpajakan serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, KPP Pratama Cirebon Dua bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan Mapag Data 2026 (Rabu, 24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Bapenda Kabupaten Cirebon, Fahmi Sujati, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa berbagai instansi pemerintah memiliki aktivitas pengumpulan data masing-masing sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Oleh karena itu, kegiatan terpadu seperti Mapag Data menjadi sarana yang efektif untuk menyinergikan upaya pengumpulan data terhadap objek wajib pajak yang sama dengan tetap memperhatikan prioritas dan kebutuhan masing-masing instansi,” ucapnya

“Melalui kegiatan terpadu seperti ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik antar stakeholder. Kegiatan ini idealnya dapat dilaksanakan secara berkala, setidaknya dua tahun sekali, dan Bapenda akan berupaya menyesuaikan instrumen anggaran untuk mendukung pelaksanaannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Cirebon Dua, Maulana Abdullah, menjelaskan bahwa istilah Mapag Data dalam bahasa Cirebon memiliki arti “menjemput data” yang ada di lapangan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki sedikitnya tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan validitas data perpajakan di tengah dinamika perkembangan usaha yang sangat cepat, mengoptimalkan penerimaan pajak pusat dan daerah, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Perkembangan data di lapangan berlangsung sangat cepat sehingga diperlukan pembaruan data secara berkala. Selain untuk menjaga validitas data, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah serta wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ungkap Maulana.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 40 personel gabungan dari KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Kabupaten Cirebon diterjunkan untuk mendatangi 88 lokasi usaha yang terdiri atas hotel, restoran, klinik, bengkel, perusahaan jasa keuangan, showroom, dan berbagai jenis usaha lainnya.

Pemilihan kawasan Jalan Tuparev sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada perannya sebagai salah satu kawasan komersial dan jalan arteri terpadat di Kabupaten Cirebon yang menjadi pusat kegiatan ekonomi strategis. Aktivitas ekonomi di kawasan ini didominasi oleh sektor kuliner, perhotelan, perdagangan, dan jasa komersial yang terus berkembang.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Kabupaten Cirebon juga menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon sebagai langkah mitigasi dan pendampingan di lapangan. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan identifikasi wilayah potensial, kunjungan langsung ke lokasi usaha, wawancara dengan wajib pajak, pengambilan titik koordinat (geotagging), dokumentasi spasial, serta penyampaian edukasi perpajakan. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan berpegang teguh pada prosedur kerja dan etika profesional yang berlaku.

Berdasarkan hasil pelaksanaan di lapangan, petugas KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Kabupaten Cirebon berhasil melakukan wawancara, dokumentasi, dan geotagging pada lokasi usaha yang menjadi sasaran.

Melalui kegiatan Mapag Data 2026, KPP Pratama Cirebon Dua berharap terwujud basis data perpajakan yang semakin akurat, mutakhir, dan terintegrasi guna mendukung optimalisasi penerimaan negara dan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Pewarta: Theresia Riveni Widiartha
Kontributor Foto: Tim Dokumentasi KPP Pratama Cirebon Dua
Editor: Uswah Hasanah

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.