Transformasi digital perpajakan di Kabupaten Luwu Utara memasuki babak baru. (Selasa (14/4) Jajaran Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara mendatangi Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Masamba untuk menjalani sesi asistensi dan edukasi intensif.

Agenda ini difokuskan pada penguasaan dan pemahaman mendalam mengenai sistem perpajakan terbaru dan terpadu, Coretax DJP, sebuah platform administrasi perpajakan terintegrasi yang kini menjadi standar baru dalam pelaporan pajak di seluruh Indonesia termasuk bagi instansi pemerintahan.

Tim penyuluh pajak KP2KP Masamba bersama dengan account representative dan Kepala Seksi Pengawasan II dari KPP Pratama Palopo, menyambut langsung kehadiran para bendahara dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pengawasan II, Rachman, menekankan bahwa transisi menuju sistem Coretax DJP bukan sekadar perubahan aplikasi, melainkan transformasi fundamental dalam efisiensi birokrasi perpajakan. Ia juga menambahkan bahwa edukasi ini adalah langkah preventif agar para bendahara tidak terjebak dalam kebingungan transisi sistem.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap bendahara di lingkup Dinas Pendidikan Luwu Utara memiliki kompetensi teknis yang mumpuni sehingga risiko kesalahan administratif dalam pelaporan pajak negara dapat diminimalisasi sekecil mungkin. Terlebih lagi Dinas Pendidikan Luwu Utara merupakan kontributor penerimaan pajak terbesar di Kabupaten Luwu Utara, harapan kami dengan asistensi dan edukasi intensif ini, dapat mengoptimalkan setoran pajak yang masih berstatus belum terlapor, menjadi setoran pajak yang sudah terlapor kedalam SPT Masa PPh maupun SPT Masa PPN bendahara instansi pemerintah," ujarnya.

Menurutnya, pemahaman yang kuat mengenai sistem Coretax DJP akan sangat memengaruhi dalam opimalisasi kepatuhan perpajakan. 

Materi utama dalam pendampingan ini mencakup teknis penggunaan e-Bupot (Bukti Potong Elektronik) dan penyampaian SPT yang kini jauh lebih ringkas dalam balutan Coretax DJP. Para bendahara diajarkan cara mengelola pemotongan pajak atas belanja barang maupun jasa secara digital agar sinkron dengan data yang dimiliki termasuk dalam pemotongan, penyetoran, hingga pelaporan pajak secara real-time. Proses edukasi dilakukan dengan metode asistensi dua arah, di mana para bendahara dapat langsung berkonsultasi mengenai kendala teknis yang mereka hadapi.

Sebagai penutup, melalui sinergi dari kegiatan ini, diharapkan kepatuhan pajak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, khususnya pada Dinas Pendidikan, dapat tetap terjaga dengan baik.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen KP2KP Masamba dan KPP Pratama Palopo dalam memberikan pelayanan prima bagi stakeholder di wilayah Luwu Utara. KP2KP Masamba  berharap kegiatan ini menjadi motor penggerak bagi dinas-dinas lain di wilayah Luwu Utara untuk segera melakukan adaptasi serupa demi terciptanya tertib administrasi perpajakan yang modern dan kredibel.

Pewarta: Amara Roona Zahira
Kontributor Foto: M. Kasman Roem Hasyim
Editor:Yuliani Zyagnas Item

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.