Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Natar memenuhi undangan sebagai narasumber dalam program Dialog Interaktif TVRI Lampung yang disiarkan langsung dari Studio TVRI Lampung, Jalan Way Huwi, Tanjung Raya, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung (Rabu, 10/6/2026).
Dalam program talkshow Sudut Pandang bertema “Kupas Tuntas! Peran KP2KP Pringsewu & Kalianda”, Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Pringsewu, Taufan Abdullah, dan Kepala KP2KP Kalianda, Kuntarto Purnomo, hadir sebagai narasumber. Selama satu jam, keduanya menjelaskan fungsi dan peran strategis KP2KP dalam mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat.
Taufan Abdullah menjelaskan bahwa KP2KP merupakan unit vertikal Direktorat Jenderal Pajak yang bertugas memberikan pelayanan, penyuluhan, dan konsultasi perpajakan, khususnya bagi masyarakat yang berada jauh dari KPP Pratama.
“KP2KP adalah perpanjangan tangan Direktorat Jenderal Pajak yang bertugas memberikan layanan, edukasi, dan konsultasi perpajakan. Kehadirannya memudahkan masyarakat dan wajib pajak dalam mengakses layanan perpajakan tanpa harus datang ke kantor pajak yang lebih jauh,” ujar Taufan.
Selain pelayanan administrasi, Taufan menambahkan bahwa KP2KP juga aktif melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, dan lembaga pendidikan guna meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban perpajakan.
Sementara itu, Kuntarto Purnomo menjelaskan berbagai layanan yang dapat diperoleh masyarakat melalui KP2KP, mulai dari pendaftaran dan perubahan data nomor pokok wajib pajak (NPWP), penghapusan NPWP sesuai ketentuan, pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP), hingga layanan administrasi perpajakan lainnya.
“KP2KP hadir untuk memberikan kemudahan layanan perpajakan kepada masyarakat. Wajib pajak dapat memperoleh berbagai layanan administrasi dan konsultasi perpajakan tanpa harus datang ke kantor pajak yang lebih jauh,” jelas Kuntarto.
Dalam dialog tersebut, narasumber juga menjelaskan bahwa KP2KP berfungsi sebagai pusat konsultasi perpajakan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan terkait pelaporan surat pemberitahuan (SPT), penggunaan aplikasi perpajakan digital, maupun pemahaman atas ketentuan perpajakan terbaru.
Selain itu, KP2KP secara aktif melaksanakan penyuluhan perpajakan melalui kegiatan tatap muka maupun media daring untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
Para narasumber juga membagikan berbagai pengalaman dan permasalahan yang sering ditemui di lapangan. Melalui contoh kasus tersebut, masyarakat memperoleh gambaran mengenai peran KP2KP dalam membantu wajib pajak menyelesaikan permasalahan administrasi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di samping fungsi pelayanan dan edukasi, KP2KP juga memiliki peran strategis dalam melakukan pemantauan potensi perpajakan di wilayah kerjanya melalui kegiatan pengamatan, pengumpulan, dan pengolahan data. Kegiatan tersebut mendukung optimalisasi penerimaan negara sekaligus memperkuat hubungan antara DJP dan masyarakat.
Melalui program dialog interaktif ini, KPP Pratama Natar berharap masyarakat semakin mengenal keberadaan dan fungsi KP2KP Pringsewu maupun KP2KP Kalianda sebagai unit pelayanan perpajakan yang dekat dengan masyarakat.
Taufan Abdullah menyampaikan bahwa kolaborasi antara KPP Pratama Natar dan TVRI Lampung merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi perpajakan kepada masyarakat. Melalui media televisi dan platform digital, informasi perpajakan dapat menjangkau lebih banyak wajib pajak sehingga kesadaran dan kepatuhan perpajakan terus meningkat.
Menutup acara, Kuntarto Purnomo menyampaikan apresiasi kepada TVRI Lampung atas kesempatan yang diberikan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk berbagi informasi kepada masyarakat luas.
| Pewarta: Anda Puspitarini |
| Kontributor Foto: Fajar Nugroho |
| Editor: |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 7 kali dilihat
