Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat I mengukuhkan 357 Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) masa bakti tahun 2026 di Ruang Ciremai Kanwil DJP Jawa Barat I, Kota Bandung (Selasa, 20/1).

Pengukuhan ditandai dengan dikenakanannya rompi dan tanda pengenal relawan kepada dua perwakilan Renjani. Para Renjani tersebut merupakan mahasiswa yang berasal dari kampus yang telah menjalin kerja sama pengelolaan tax center dengan Kanwil DJP Jawa Barat I.

Program Renjani merupakan wadah bagi seluruh relawan pajak yang ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya melakukan edukasi perpajakan bagi masyarakat secara sukarela. Para Renjani tersebut akan bertugas di kantor pelayanan pajak (KPP) di wilayah Kanwil DJP Jawa Barat I.

”Inilah wujud nyata bela negara di masa modern. Kontribusi kalian membantu wajib pajak dan mengedukasi masyarakat adalah pondasi penting dalam membangun budaya sadar pajak,” ujar Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I, Kurniawan Nizar.

Nizar pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan perguruan tinggi dan ketua tax center atas kolaborasi sinergi yang luar biasa. Kolaborasi antara akademisi dan DJP adalah kunci keberhasilan edukasi perpajakan yang berkelanjutan.

Ketika diterjunkan bertugas, para Renjani mengemban tugas untuk membantu para wajib pajak yang membutuhkan asistensi pelayanan langsung seperti pelaporan SPT Tahunan. Selain itu, Renjani pun akan membantu menyebarkan informasi perpajakan melalui konten kehumasan dan edukasi perpajakan.

Setelah pengukuhan, para Renjani mendapatkan pembekalan materi terkait aktivasi akun, registrasi kode otorisasi, dan pelaporan SPT Tahunan. Hal tersebut bertujuan agar para Renjani membawa cukup bekal ketika terjun bertugas  di lapangan.

”Penguasaan teknis yang baik akan menjadi senjata utama kalian dalam memberikan pelayanan yang prima, solutif, dan menenangkan bagi Wajib Pajak yang mungkin masih awam dengan sistem baru ini,” ungkap Nizar.

Di kegiatan itu pun, Kanwil DJP Jawa Barat I memberikan apresasi kepada relawan pajak terbaik di tahun 2025 berupa sertifikat dan hadiah berupa uang elektronik. Para Renjani terbaik tersebut dipilih berdasarkan banyaknya kegiatan edukasi dan asistensi yang mereka laporkan.

Salah satu pengurus Tax Center Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Puji Astuti, mengatakan program Renjani 2026 sangat bagus dan bermanfaat baik bagi peserta relawan pajak dan tax center.

”Program tersebut mendukung Program Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya dengan meningkatkan pemahaman serta kesiapan mendukung edukasi dan pelayanan perpajakan kepada masyarakat dan sivitas akademika UNIKOM,” ujar Puji.

Melalui program ini, sambung Puji, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara DJP dan perguruan tinggi dalam membangun kesadaran dan kepatuhan pajak. ”Terus jaga semangat kolaborasi, integritas, dan profesionalisme untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Setali tiga uang dengan Puji, salah satu Renjani dari Institut Digital Ekonomi LPKIA Bandung, Novi Amelya, mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat baginya karena ia mendapatkan ilmu baru. ”Dari kegiatan ini, saya jadi lebih memahami peran relawan pajak, termasuk tata cara pengisian SPT Tahunan sehingga saya merasa lebih siap untuk membantu wajib pajak,” ungkap Novi.

”Ke depannya, saya berencana untuk aktif berkontribusi sebagai relawan pajak, memberikan pendampingan kepada wajib pajak, serta ikut mendukung peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak di masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta: Fanzi SF
Kontributor Foto: Fikri Mediyanto
Editor: Fanzi SF

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.