Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Dua memperpanjang jam layanan hingga pukul 21.00 WIB  bertepatan dengan hari terakhir masa relaksasi pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2025—sebelumnya 31 Maret 2026 diperpanjang menjadi 30 April 2026.

Lima orang pegawai ditugaskan bersiaga mulai pukul 16.00 WIB di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) yang difokuskan khusus untuk melayani pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi di Jakarta (Kamis, 30/4).

Para pegawai tersebut tetap bertugas melampaui jam kerja reguler untuk memastikan tidak ada wajib pajak yang kehabisan waktu di hari terakhir masa relaksasi. Mereka memberikan asistensi secara langsung kepada wajib pajak yang datang, mulai dari aktivasi akun Coretax DJP, permintaan Kode Otorisasi DJP, hingga pengisian formulir SPT Tahunan melalui Coretax DJP.

]Wajib pajak tampak terus berdatangan hingga malam. Tidak sedikit di antaranya baru dapat datang setelah menyelesaikan aktivitas pekerjaan sehingga perpanjangan jam layanan ini menjadi solusi nyata bagi mereka yang tidak dapat datang di jam kantor.

"Wajib pajak yang datang kebanyakan memang baru selesai bekerja, jadi mereka sangat terbantu dengan adanya layanan sampai malam ini," ujar Purwoko Erie, salah satu pegawai KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua yang bertugas pada malam itu.

Perpanjangan jam layanan ini bukan hanya dilakukan pada hari terakhir. Sehari sebelumnya (Rabu, 29/4), KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua juga telah memperpanjang layanan hingga pukul 21.00 WIB sebagai bagian dari upaya mengawal pelaporan wajib pajak hingga batas akhir masa relaksasi.

KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua berharap langkah pemberian asistensi ini telah membantu wajib pajak yang belum sempat melapor untuk menyelesaikan kewajibannya sebelum tenggat berakhir, sesuai dengan tagline #KamiDampingiSampaiBerhasil.

Pewarta: D.A. Arista Widya Sari
Kontributor Foto: D.A. Arista Widya Sari
Editor:

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.