Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Perusahaan Masuk Bursa (PMB) menyelenggarakan acara Tax Gathering di Aula Indonesia Raya Lantai 2 Gedung Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 56, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Selasa, 13/10/2026),.

Agenda ini untuk memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan cooperative compliance dalam rangka menghubungkan mandat penerimaan negara, dinamika perpajakan 2026, Coretax DJP, dan tax control framework dalam satu kerangka pembahasan.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa, serta perwakilan direksi dan manajemen dari berbagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengusung semangat sinergi baru dalam menghadapi dinamika perpajakan nasional tahun 2026.

Mendorong Kepatuhan Sukarela (Voluntary Compliance)

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus, Muh. Tunjung menyampaikan, “Pengusaha dan negara harus berinteraksi karena keduanya memiliki simbiosis mutualisme melalui instrumen penerimaan negara, khususnya pajak. Baseline hubungan ini diatur oleh konstitusi, yaitu UUD 45.”

Melalui forum tax gathering ini, KPP Perusahaan Masuk Bursa berupaya membuka ruang dialog dua arah terkait berbagai isu krusial di sektor pasar modal—mulai dari penerapan regulasi perpajakan terbaru, integrasi data keuangan, hingga optimalisasi layanan administrasi perpajakan berbasis digital yang semakin transparan. Hal ini nampak pada paparan terkait target dan realisasi penerimaan pajak serta profil KPP yang disampaikan oleh Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa, Dessy Eka Putri.

"Sinergi antara otoritas pajak dan korporasi terbuka harus terus diperkuat. Pendekatan komunikasi yang terbuka sangat penting agar setiap kewajiban maupun tantangan perpajakan dapat diselesaikan secara kolaboratif sejak dini," ujar salah satu perwakilan dari wajib pajak perusahaan masuk bursa.

Apresiasi dan Komitmen Bersama

Acara ini juga menjadi sarana penyerahan piagam wajib pajak sebagai bentuk ajang apresiasi kepada para wajib pajak badan dari kalangan perusahaan publik yang selama ini menunjukkan rekam jejak kepatuhan pajak yang baik. Pihak manajemen emiten menyambut kegiatan ini karena memberikan kejelasan serta pemahaman yang lebih komprehensif terkait kebijakan fiskal yang berlaku di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Melalui tax gathering ini, KPP PMB berharap terjalin kemitraan yang semakin erat bersama para pelaku pasar modal sehingga tercipta iklim investasi yang sehat, akuntabel, serta mendukung target penerimaan negara tahun 2026.

Pewarta: Tomi Hadi Lestiyono
Kontributor Foto: Mardiyanti
Editor: Endah Komalasari

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.