Cirebon, 12 Oktober 2026 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II turut ambil bagian sebagai narasumber utama dalam gelaran seminar Cirebon Tax Festival 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Acara yang sekaligus menjadi kuliah perdana bagi mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGJ ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dini serta kesadaran generasi muda terhadap isu-isu terkini perpajakan nasional.

Acara dibuka dan langsung dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi singkat oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Jawa Barat II, Eko Radnadi Susetio, yang hadir mewakili Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II. Dalam sesi tersebut, Eko memaparkan dinamika penerimaan dan kepatuhan perpajakan di wilayah Cirebon, mulai dari profil jumlah Wajib Pajak terdaftar hingga tingkat kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Eko menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi sadar pajak sejak bangku kuliah. Menurutnya, pemahaman mengenai kontribusi pajak bagi pembangunan daerah dan nasional perlu dibangun sejak awal agar mahasiswa kelak siap menjadi wajib pajak yang patuh dan berintegritas saat memasuki dunia profesional maupun dunia usaha.

Melanjutkan sesi edukasi, Penyuluh Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Jawa Barat II, Dimon Nainggolan, mengupas tuntas salah satu tantangan krusial perpajakan saat ini, yaitu fenomena shadow economy (ekonomi bayangan). Dimon menjelaskan bagaimana transaksi ekonomi yang tidak tercatat atau terhindar dari sistem perpajakan dapat mendistorsi penerimaan negara serta menciptakan ketidakadilan berusaha bagi pelaku ekonomi yang taat hukum. Melalui pemaparan interaktif, mahasiswa diajak untuk bersikap kritis terhadap perkembangan aktivitas ekonomi informal dan digital, sekaligus memahami upaya otoritas pajak dalam memperluas basis pemajakan secara adil melalui modernisasi sistem dan pengawasan berbasis data.

Kehadiran perwakilan Kanwil DJP Jawa Barat II di tengah ratusan mahasiswa baru FEB UGJ ini menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat sinergi dengan dunia akademis dan Tax Center UGJ. Inklusi kesadaran pajak di lingkungan kampus diharapkan mampu melahirkan duta-duta pajak muda yang dapat menularkan literasi perpajakan positif kepada masyarakat luas.

Dokumentasi