Kring Pajak 1500200 sebagai bagian Direktorat Jenderal Pajak kembali menorehkan prestasi dalam ajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026.
Pada awards ceremony yang berlangsung di Birawa Hall, Hotel Bidakara Jakarta Selatan (Kamis, 24/9/2026), Kring Pajak 1500200 berhasil meraih empat penghargaan dalam kategori program corporate, teamwork, dan individu. Empat penghargaan tersebut terdiri dari satu Platinum, dua Gold, dan satu Silver.
Pada kesempatan tersebut, Kring Pajak 1500200 diwakili oleh Kepala Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP, Elizabeth Martha Uli, beserta jajaran Kring Pajak 1500200.
Penghargaan Platinum diraih oleh Erdya Firdausi Nuzul pada kategori The Best Agent Digital Chat Publik. Sementara itu, penghargaan Gold diraih melalui dua kategori. Pada kategori lomba Corporate The Best Contact Center Public Service, penghargaan Gold diraih oleh Nurcitra Amanda, Rosina Dwi Rahadiani, Aulia Irfan Mufti, Sinta Agustin, dan Jesica Carolina. Penghargaan Gold lainnya diraih Hening Kirono Hayu dan Ari Nugraheni pada kategori The Best Data Analytics Team.
Adapun penghargaan Silver diraih oleh Olivia Elizabeth pada kategori The Best Back Office Contact Center Publik.
“Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya Kring Pajak 1500200 untuk terus mengembangkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui inovasi, pemanfaatan data, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Ragam kategori yang diraih juga menunjukkan kontribusi dari berbagai lini, mulai dari layanan digital, analisis data, layanan publik, hingga layanan pengaduan pada Kring Pajak 1500200,” tutur Elizabeth.
Menurut penuturan Elizabeth, pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses penguatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kring Pajak 1500200 terus mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk memahami kebutuhan masyarakat, sekaligus mengevaluasi proses layanan agar semakin responsif dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Elizabeth melanjutkan, peningkatan kompetensi dan kolaborasi antarpegawai menjadi bagian penting untuk memastikan inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan.
“Pada kategori Digital Chat, misalnya, kemampuan petugas untuk memberikan respons yang cepat, akurat, dan tetap humanis menjadi salah satu aspek penting dalam menghadirkan pengalaman layanan digital yang baik. Sementara itu, pada kategori Data Analytics, kemampuan pengolahan data yang baik menjadi bukti pemanfaatan data sebagai dasar untuk mendukung pengambilan keputusan dalam meningkatkan layanan kepada pengguna,” jelasnya.
Proses tersebut berjalan beriringan dengan penguatan peran petugas di berbagai lini layanan, termasuk pada fungsi pengaduan yang dibuktikan pada kategori Back Office. Dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi, data, proses, dan sumber daya manusia, Kring Pajak 1500200 berupaya memastikan transformasi layanan tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga pada kebutuhan masyarakat sebagaimana dibuktikan pada program korporatnya.
Ajang TBCCI diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA) sebagai bagian dari upaya pengembangan industri contact center di Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan kemampuan, kreativitas, dan kinerja insan contact center dalam mengelola layanan.
Bagi Kring Pajak 1500200, capaian dalam TBCCI 2026 menjadi bagian dari perjalanan untuk terus menghadirkan layanan informasi dan pengaduan perpajakan yang semakin berkualitas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat wajib pajak yang terus berkembang.
| Pewarta: Edmalia Rohmani |
| Kontributor Foto: Tim Dokumentasi Kring Pajak 1500200 |
| Editor: Mohamad Ari |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 10 views

