Jakarta, 23 September 2026 – Sampai dengan 31 Agustus 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Selatan I berhasil membukukan penerimaan pajak sebesar Rp75,06 triliun, atau 66,58% dari target. Capaian kinerja ini disampaikan oleh Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Arif Mahmudin Zuhri pada kegiatan Riung Pajak dan Forum Konsultasi Publik 2026 yang diadakan di Aula CTAS Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Rabu (23/9).
Penerimaan ini didominasi oleh penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Non Minyak dan Gas (migas) sebesar Rp46,83 Triliun. Selain itu, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) telah mencapai Rp28,13 triliun. Dua jenis pajak lainnya yaitu PPh Migas sebesar Rp0,81 miliar, serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Lainnya sebesar Rp89,18 miliar.
Arif mengungkapkan bahwa dengan wilayah kerja empat kecamatan di Jakarta Selatan, pada tahun 2026 ini Kanwil DJP Jakarta Selatan I ditargetkan untuk merealisasikan penerimaan pajak 112,67 triliun rupiah. Dari paparan tersebut, Arif turut mengingatkan kembali pentingnya kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dari para Wajib Pajak, sebagai bentuk kerja sama antara masyarakat dan pemerintah untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara.
Arif dalam ceramah utama tersebut juga menekankan pentingnya peran penerimaan pajak dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendanai pembangunan nasional. “Pajak memiliki kontribusi sebesar 74,77% terhadap total penerimaan negara yang mencapai Rp3.842 Triliun. Penerimaan negara yang telah dikumpulkan akan didistribusikan ke berbagai sektor untuk kemaslahatan bersama seluruh bangsa,” ujar Arif.
Mengusung tema “Pajak Kita, Masa Depan Kita: Sinergi Masyarakat dan Pemerintah Dalam Optimalisasi Pendapatan Negara”, kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari Wajib Pajak, perwakilan akademisi, perwakilan Tax Center, perwakilan asosiasi, media, serta perangkat daerah dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Delapan Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan I juga turut hadir dalam kegiatan ini.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif, yaitu penyampaian saran, masukan, serta testimoni dari para wajib pajak maupun stakeholders untuk DJP khususnya Kanwil DJP Jakarta Selatan I. Salah seorang wajib pajak, Hikmahanto Juwana mengungkapkan masukannya agar pajak yang telah disetorkan kepada negara untuk tidak dihambur-hamburkan, apalagi dalam kondisi geopolitik yang sedang tidak stabil seperti saat ini.
Salah satu perwakilan akademisi dari Perbanas Institute, Poltak Maruli John Liberty Hutagaol mengungkapkan harapannya agar transformasi sistem administrasi perpajakan yang telah dijalankan DJP melalui Coretax dapat memberikan transparansi serta mendorong pelaksanaan kebijakan yang akuntabel.
Hadir mewakili Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Asisten Pemerintah Kota Jakarta Selatan, Achmad Basyaruddin, menyampaikan pentingnya penerimaan pajak untuk mendukung berbagai program perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan untuk berkolaborasi dengan DJP dalam mendukung berbagai program nasional pemerintah pusat.
Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan I mengapresiasi dan merespon opini, maupun pertanyaan yang diajukan. Arif menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak. Selain itu, Arif juga turut memastikan bahwa masukan yang telah disampaikan, terutama terkait regulasi telah dicatat dan akan disampaikan kepada unit pengampu.
Pada penghujung acara, Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan I menyampaikan piagam apresiasi bagi 35 Wajib Pajak dan mitra yang hadir. Apresiasi tersebut diberikan atas pemenuhan kewajiban perpajakan ataupun atas dukungannya terhadap program DJP.
Kanwil DJP Jakarta Selatan I berharap kegiatan Riung Pajak dan Forum Konsultasi Publik ini dapat meningkatkan hubungan kemitraan antara Kanwil DJP Jakarta Selatan I dengan para wajib pajak dan stakeholders, serta mempererat kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik antar kedua belah pihak.
#PajakTumbuhIndonesiaTangguh
- 5 views