Berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wonosari menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Business Development Services (BDS) Tahun 2026 di Aula KPP Pratama Wonosari, Kabupaten Gunungkidul (Kamis, 17/9/2026).
Mengusung tema “UMKM Naik Kelas di Era Digital: Dari Lokal, Go Digital, Tembus Pasar Nasional”, kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu ruang dialog untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Gunungkidul.
Sebanyak 32 pelaku UMKM anggota Rumah BUMN Gunungkidul turut hadir bersama unsur pentahelix yang terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wonosari, perwakilan dosen dan peneliti bidang ekonomi dan kewirausahaan dari Universitas Gunungkidul, Rumah BUMN Gunungkidul, media Kedaulatan Rakyat, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gunungkidul.
Membuka kegiatan, Kepala KPP Pratama Wonosari, Udji Setiono, menyampaikan profil KPP sekaligus menegaskan pentingnya integritas dalam setiap layanan perpajakan. Komitmen tersebut menjadi salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi perpajakan.
“Kami tidak meminta, menerima, dan tidak memberikan suap maupun gratifikasi. Seluruh layanan perpajakan diberikan secara profesional dan tanpa biaya,” tegas Udji.
Dalam kesempatan yang sama, Udji memberikan apresiasi kepada wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan atas kontribusi serta upaya memperkuat hubungan positif antara otoritas pajak dan masyarakat.
Dari sisi dukungan terhadap pelaku usaha, Kepala KPPN Wonosari, Ana Sariasih, turut memberikan pemahaman mengenai Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Informasi mengenai akses pembiayaan ini melengkapi perspektif pelaku UMKM dalam melihat berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan dan menjaga keberlanjutan usaha.
Selanjutnya, Marcus Nanang Setyawan, pemilik UMKM Marvera sekaligus salah satu narasumber, membagikan pengalaman perjalanan dalam membangun usahanya yang berawal dari kebutuhan pribadi karena mengalami sakit lambung hingga berkembang menjadi peluang bisnis.
“Masalah kesehatan yang saya alami menjadi titik awal saya menemukan peluang usaha. Berangkat dari kebutuhan pribadi, saya mengembangkan produk yang awalnya saya konsumsi sendiri hingga menjadi sebuah usaha yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar,” ujar Marcus.
Perspektif pengembangan usaha juga diperkuat oleh general manager Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati. Ia menyampaikan materi mengenai pengembangan UMKM dan pentingnya kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perubahan, termasuk memanfaatkan peluang yang muncul seiring perkembangan teknologi digital.
Tidak hanya berbicara mengenai pengembangan usaha, pemahaman perpajakan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan UMKM menuju usaha yang lebih berkembang. Penyuluh pajak, Yuli Irnayanti, menyampaikan materi mengenai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 guna memperkuat pemahaman peserta terhadap ketentuan perpajakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha, khususnya UMKM.
Dalam sesi hearing dan dialog pentahelix, para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, tanggapan, dan masukan terkait baik layanan KPP Pratama Wonosari maupun pengembangan UMKM, khususnya dalam pelaksanaan kewajiban perpajakannya.
Sebagai wujud komitmen atas kolaborasi yang dibangun, Kepala KPP Pratama Wonosari bersama unsur pentahelix menandatangani berita acara kegiatan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat dan sertifikat kepada kedua narasumber serta penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta.
| Pewarta: Reny Yuanita |
| Kontributor Foto: Reny Yuanita |
| Editor: Ikhtiardera Permata Santriayu |
*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.
- 4 views
