Bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sejahtera, mengikuti Pajak Bertutur 2026 bukan sekadar kesempatan untuk mengenal perpajakan, tetapi juga menjadi pengalaman belajar dengan cara yang berbeda. Materi perpajakan yang selama ini lebih banyak mereka temui melalui pembelajaran di sekolah dan media sosial, kali ini hadir secara langsung melalui interaksi bersama tim Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Dua Jakarta Utara.

Pengalaman tersebut dirasakan oleh Muhammad Fadillah Adriansyah, siswa jurusan Akuntansi, ketika mengikuti Pajak Bertutur di sekolahnya, SMK Sejahtera, Jakarta (Kamis, 3.9/2026). Menurutnya, kesempatan mendapatkan informasi perpajakan secara langsung memberikan pengalaman tersendiri, terlebih bagi siswa yang sebelumnya lebih banyak mengenal pajak melalui pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan Pajak Bertutur hari ini sangat seru dan menyenangkan. Materi yang disampaikan juga sangat bermanfaat bagi kami semua, apalagi kami ini jurusan Akuntansi dan kami mengetahui mengenai pajak hanya melalui pembelajaran di sekolah dan media sosial saja. Sekarang kami mendengarkan dan mendapatkan informasi secara langsung dan dijelaskan oleh tim KPP Madya Dua Jakarta Utara. Kakak-kakaknya juga sangat seru dan interaktif sepanjang kegiatan, ada seriusnya dan ada bercandanya,” ujar Fadillah.

Kesan tersebut membuat Fadillah berharap pengalaman serupa dapat dirasakan oleh lebih banyak pelajar di sekolah lainnya. “Semoga kegiatan Pajak Bertutur ini bisa diadakan setiap tahunnya di sekolah-sekolah lain,” pungkasnya.

Kesan yang tak kalah positif disampaikan Regita Verinda. Baginya, hal menarik dari Pajak Bertutur adalah cara penyampaian materi yang tidak hanya mengandalkan penjelasan, tetapi juga mengajak peserta belajar sambil bermain. Suasana interaktif yang dibangun panitia membuat kegiatan terasa lebih dekat dan menyenangkan bagi para siswa.

“Kegiatannya seru banget hari ini, apalagi kita belajar sambil bermain games. Panitianya juga interaktif banget, jadi kita merasa dirangkul selama acara,” ungkap Regita.

Regita pun berharap kegiatan edukasi perpajakan dengan konsep serupa dapat semakin sering dilaksanakan karena menurutnya manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. “Pesan saya semoga acara ini diperbanyak lagi, karena jujur acara seperti ini bermanfaat banget bagi semua orang,” tuturnya.

Bagi Fadillah dan Regita, Pajak Bertutur memberikan pengalaman untuk mengenal perpajakan melalui suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Kesan yang mereka sampaikan menjadi gambaran bahwa edukasi perpajakan dapat hadir dengan cara yang dekat dengan dunia generasi muda.

Sebagaimana semangat yang diusung dalam Pajak Bertutur 2026, “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga", KPP Madya Dua Jakarta Utara berharap satu hari mengenal pajak dapat menjadi awal bagi tumbuhnya rasa ingin tahu dan kesadaran generasi muda terhadap peran pajak dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta: Hijrah Anggraini Nashuha
Kontributor Foto: Tim Dokumentasi
Editor: Mohamad Ari

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.