Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Dua Jakarta Selatan I berkolaborasi dengan Grab menggelar kegiatan Ngabuburit Spectaxcular 2026 di Grab Headquarters, Kota Jakarta Selatan (Kamis, 26/2). Lebih dari 650 peserta mengikuti kegiatan ini secara luring maupun daring.

Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang waktu berbuka puasa ini diisi dengan sosialisasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi serta kelas pendampingan lanjutan pengisian SPT melalui aplikasi Coretax DJP.

Penyuluh pajak, Purnomo Hadinugroho, dalam pemaparannya, menekankan pentingnya kesiapan sebelum melakukan pelaporan SPT. Ia mengingatkan wajib pajak untuk memastikan akun Coretax DJP telah aktif dan memiliki kode otorisasi (passphrase) sebagai syarat penandatanganan elektronik.

“Pastikan wajib pajak sudah dapat masuk ke Coretax DJP dan memiliki passphrase atau kode otorisasi untuk menandatangani SPT,” ujar Purnomo. Bagi wajib pajak yang mengalami kendala dalam proses aktivasi, petugas telah menyediakan pojok pajak untuk konsultasi langsung dengan petugas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis pelaporan SPT Tahunan oleh penyuluh pajak, Wike Puspasari Putri. Wike  menuturkan proses log in hingga penjelasan setiap pertanyaan dalam formulir pelaporan di Coretax DJP. Setelah sesi sosialisasi, peserta memanfaatkan empat ruang konsultasi yang disediakan untuk pendampingan lebih lanjut. Petugas pajak mendampingi wajib pajak hingga proses pelaporan SPT selesai dan berhasil dikirimkan.

Sejumlah peserta mengaku kegiatan ini membantu mereka memahami sistem pelaporan yang baru. Salah satu peserta, Kevin, menyampaikan, “Pada awalnya, saya menilai aplikasi Coretax DJP cukup kompleks bagi masyarakat awam. Namun, melalui sosialisasi dan sesi pendampingan yang diberikan, ia menjadi lebih memahami alur penggunaannya. Dengan adanya sosialisasi ini jadi lebih mengerti, apalagi ada sesi pendampingan langsung dengan petugas pajak dalam pengisian SPT,” ujarnya.

Aureo juga mengapresiasi penjelasan yang disampaikan secara runtut dan mudah dipahami. Ia mengaku pemaparan yang diberikan dalam kegiatan ini sangat membantu, terutama karena materi disampaikan secara runtut dan mudah diikuti.

Pegawai Grab lainnya yang turut mengikuti kegiatan ini, Asih, mengajak seluruh wajib pajak untuk tidak ragu melaporkan SPT Tahunan. Menurutnya, kesulitan yang dirasakan di awal dapat teratasi setelah memahami alur pelaporan. “Awalnya pelaporan ini terlihat sulit, tetapi setelah mengikuti sosialisasi ternyata cukup mudah, tinggal mengikuti langkah-langkah yang ada. Yang penting kita memahami fungsi menu-menu di Coretax dan apa saja yang perlu dilaporkan. Jadi jangan lupa lapor SPT ya, teman-teman,” ujarnya.

Sebagai penutup, Wike Puspasari Putri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KPP Madya Dua Jakarta Selatan I dalam memberikan pendampingan pelaporan SPT.

“Ngabuburit Spectaxcular ini merupakan salah satu komitmen kami untuk mendampingi proses pelaporan SPT wajib pajak sampai berhasil. Layanan pendampingan yang tersedia dapat dimanfaatkan apabila masih terdapat kendala, sehingga pelaporan SPT dapat diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Pewarta: Dwisti Mulia Sembiring
Kontributor Foto: Made Yoga Wiratama
Editor: Sugiarti

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.