Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban perpajakan instansi Pemerintah (IP), khususnya bagi pemerintah desa, Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Dabo Singkep menyelenggarakan edukasi perpajakan. Acara ini dilaksanakan selama dua hari sejak 5 Agustus 2025 bertempat di Aula KP2KP Dabo Singkep, Kabupaten Lingga (Rabu, 6/8).

Edukasi perpajakan ini mendapat apresiasi dari para peserta. Di hari pertama, tercatat perwakilan dari tujuh desa hadir, yaitu Marok Tua, Sungai Harapan, Sungai Raya, Tanjung Irat, Tinjul, Pulau Lalang, dan Resang.

Sementara itu, pada hari kedua, edukasi diikuti oleh perwakilan dari enam desa lainnya, yakni Sungai Buluh, Marok Kecil, Kuala Raya, Jagoh, Bukit Belah, dan Bakong.

Materi yang disampaikan selama dua hari tersebut mencakup kewajiban perpajakan terkait penggunaan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) serta penggunaan aplikasi Coretax DJP untuk penghitungan dan pelaporan pajak.

Wardiman, Kepala KP2KP Dabo Singkep, menjelaskan bahwa dana APBDes sepenuhnya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), yang sebagian besar dananya berasal dari pajak. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kewajiban pemerintah desa untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak, terutama pajak penghasilan (PPh) pasal 21, unifikasi, dan PPN.

Selain pemaparan materi, edukasi perpajakan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk praktik langsung menggunakan aplikasi Coretax DJP. Pemateri dari KP2KP Dabo Singkep, Gilbert Michael P.L.T., memandu sesi praktik tersebut.

"Saya sedikit demi sedikit sudah bisa memahami fitur-fitur penggunaan Coretax DJP, semoga setelah saya praktikkan tidak lagi bingung," ujar Siti, perwakilan Bendahara Desa Sungai Harapan.

Melalui kegiatan edukasi perpajakan kepada bendahara desa, KP2KP Dabo Singkep berharap dapat membantu mewujudkan desa-desa yang sadar dan taat pajak.

Pewarta:Wardiman
Kontributor Foto:Andra
Editor:

*)Konten yang terdapat pada halaman ini dapat disalin dan digunakan kembali untuk keperluan nonkomersial. Namun, kami berharap pengguna untuk mencantumkan sumber dari konten yang digunakan dengan cara menautkan kembali ke halaman asli. Semoga membantu.