Bengkulu, 1 Juli 2026Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu dan Lampung memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam upaya mengoptimalkan penerimaan pajak dan meningkatkan kepatuhan perpajakan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Sigit Danang Joyo, dengan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (1/7).

Dalam audiensi tersebut, Sigit didampingi Kepala KPP Pratama Bengkulu Satu Raden Rara Endah Padminingrum, Kepala KPP Pratama Bengkulu Dua Agus Pramono, Kepala KPP Pratama Curup Imam Kasro'i, Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Edy Prayitno, serta Kepala Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi, dan Penilaian Nadia Riasari Wisatayanti.

Pada kesempatan tersebut, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung memaparkan perkembangan penerimaan pajak di Provinsi Bengkulu. Hingga 29 Juni 2026, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1,09 triliun atau 38,38 persen dari target penerimaan tahun 2026 sebesar Rp2,86 triliun. Capaian tersebut menunjukkan perlunya dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kepatuhan perpajakan di Provinsi Bengkulu.

Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung juga menyampaikan bahwa target penerimaan pajak Provinsi Bengkulu sebesar Rp2,86 triliun setara dengan sekitar 34,25 persen dari alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang diterima Provinsi Bengkulu pada tahun 2026 sebesar Rp8,35 triliun. Data tersebut menunjukkan pentingnya peran penerimaan pajak dalam menjaga keberlanjutan pembiayaan pembangunan daerah.

Dalam audiensi tersebut, Sigit Danang Joyo menegaskan bahwa pajak merupakan instrumen utama pembiayaan pembangunan yang keberhasilannya memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Pajak itu instrumen utama pembiayaan pembangunan, jadi sinergi yang kuat antara DJP dan Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi kunci untuk mendorong peningkatan kepatuhan perpajakan sekaligus mendukung pembangunan daerah Bengkulu yang berkelanjutan," ujar Sigit.

Selain membahas perkembangan penerimaan pajak, Sigit juga menyampaikan harapan agar Gubernur Bengkulu berkenan menjadi keynote speaker pada Tax Gathering Provinsi Bengkulu yang direncanakan akan diselenggarakan pada 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan otoritas perpajakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui peningkatan kepatuhan perpajakan.

Pada kesempatan yang sama, Sigit memaparkan potensi ekonomi Provinsi Bengkulu yang dapat terus dioptimalkan sebagai basis penerimaan pajak, antara lain sektor industri pengolahan, administrasi pemerintahan, perdagangan besar dan eceran, pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan, serta aktivitas keuangan dan asuransi.

Audiensi tersebut juga membahas tingkat kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Provinsi Bengkulu yang telah mencapai 87,19 persen. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung berharap capaian tersebut terus meningkat melalui penguatan edukasi perpajakan, peningkatan kualitas layanan, serta dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam membangun budaya kepatuhan pajak.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara melalui peningkatan kepatuhan perpajakan.

" Pemerintah Provinsi Bengkulu siap mendukung berbagai upaya Direktorat Jenderal Pajak untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan, karena pada akhirnya manfaatnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik di Bengkulu," ujar Helmi.

Helmi juga menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Tax Gathering Provinsi Bengkulu sebagai forum yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan otoritas perpajakan untuk membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, serta mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen bersama Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung serta Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan negara, meningkatkan kepatuhan perpajakan, serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

 

#PajakKitaUntukKita
#PajakTumbuhIndonesiaTangguh

Dokumentasi