Badan

2.4.6. Lampiran SPT Tahunan PPh Badan

Bagi Wajib Pajak Badan yang hendak melaporkan SPT 1771 sebaiknya mengisi dari lampiran terlebih dahulu, dikarenakan induk SPT merupakan ringkasan dari lampiran-lampiran SPT.

Berikut adalah daftar lampiran SPT 1771 untuk diketahui :

1771 – I PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO FISKAL

1771–II PERINCIAN HARGA POKOK PENJUALAN, BIAYA USAHA LAINNYA DAN BIAYA DARI LUAR USAHA SECARA KOMERSIAL

1771–III KREDIT PAJAK DALAM NEGERI

1771 – IV PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

2.5.6. Penagihan

Penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar Penanggung Pajak (badan yang bertanggung jawab atas pembayaran pajak) melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau mengingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, menjual barang yang telah disita.

Penjualan barang yang telah disita biasanya dilakukan melalui pelelangan, kecuali untuk aset-aset tertentu seperti surat berharga, piutang, dan penyertaan modal pada perusahaan lain.

2.5.8. Pembetulan (Pasal 16 UU KUP)

Atas permohonan Anda ataupun karena jabatannya, Direktur Jenderal Pajak dapat membetulkan:

2.4.7. Pelaporan PPh (SPT) oleh Wajib Pajak dengan Penghasilan Bruto Tertentu

Bagi anda Wajib Pajak Badan yang memperoleh penghasilan dari usaha selain yang telah dikenakan PPh bersifat final dengan omzet tidak melebihi 4,8 Milyar setahun dikenai PPh bersifat final sebesar 1% per bulan dari omzet setiap bulan per tempat kegiatan usaha Pelaporan untuk PPh Final 1% ini dilakukan dengan cara melapor menggunakan SPT MasaPPh, namun apabila anda telah membayar dan telah mendapatkan nomor NTPN dari bank anda tidak perlu lagi melapor ke Kantor PelayananPajak, karena saat anda membayar dan telah mendapatkan NTPN anda telah dianggap melapor sesuai tanggal validasi NTPN dari ba