Pendaftaran

1.1.1.4. Pengajuan Permohonan NPWP

 

Anda dapat mengajukan permohonan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melalui 2 (dua) acara, yaitu:

1.    Secara elektronik melalui aplikasi e-Registration (https://ereg.pajak.go.id);atau

2.    Secara tertulis.

KPP atau KP2KP menerbitkan Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar paling lambat satu hari kerja setelah Bukti Penerimaan Surat diterbitkan dan mengirimkannya ke Anda melalui pos tercatat.

1.1.1.3. Syarat Pendaftaran NPWP

Secara umum, sebagai kelengkapan permohonan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Anda wajib melampirkan dokumen yang dipersyaratkan, meliputi:

  1. Bagi Warga Negara Indonesia:

a)     Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP); dan

b)    Dokumen berupa:

1.1.1.2. NPWP bagi Wanita Kawin

Apabila Anda seorang wanita kawinyang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, kewajiban untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

1.    Wanita kawin yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari suami karena:

a.    Hidup terpisah berdasarkan keputusan hakim;

1.1.1.1. Kewajiban untuk Mempunyai NPWP

Bagi Anda, Wajib Pajak orang pribadi yang telah memenuhi yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan dan  menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, Anda wajib mendaftarkan diri pada KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan, atau tempat kegiatan usaha Anda,

Kewajiban mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) paling lambat 1 (satu) bulan setelah saat usaha, atau pekerjaan bebas nyata-nyata mulai dilakukan.

3.2.6. Penghapusan NPWP

Penghapusan NPWP bendahara adalah tindakan menghapuskan NPWP bendahara dari administrasi Direktorat Jenderal Pajak.

Penghapusan NPWP badan dilakukan dalam hal Wajib Pajak bendahara pemerintah yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak karena yang bersangkutan sudah tidak lagi melakukan pembayaran.

Penghapusan NPWP badan dilakukan sepanjang Wajib Pajak badan memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1.     tidak mempunyai utang pajak;

2.     tidak sedang dilakukan tindakan: