Pelaporan

2.4.6. Lampiran SPT Tahunan PPh Badan

Bagi Wajib Pajak Badan yang hendak melaporkan SPT 1771 sebaiknya mengisi dari lampiran terlebih dahulu, dikarenakan induk SPT merupakan ringkasan dari lampiran-lampiran SPT.

Berikut adalah daftar lampiran SPT 1771 untuk diketahui :

1771 – I PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO FISKAL

1771–II PERINCIAN HARGA POKOK PENJUALAN, BIAYA USAHA LAINNYA DAN BIAYA DARI LUAR USAHA SECARA KOMERSIAL

1771–III KREDIT PAJAK DALAM NEGERI

1771 – IV PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

1.1.4.5. Contoh pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (1770)

Bagi anda Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan usaha/pekerjaan bebas yang melakukan pembukuan dapat melakukan penghitungan PPh terutang di SPT Tahunan dengan menghitung Penghasilan Kena Pajak yaitu penghasilan neto dari pembukuan dikurangi PTKP, kemudian mengalikan dengan tarif pajak sesuai ketentuan undang undang.

Contoh : Tn. Joko mempunyai usaha jual beli mebel, telah berkeluarga dengan 3 orang anak yang menjadi tanggungan, dan melakukan pembukuan, selama tahun 2014 PPh pasal 25 yang sudah dibayarakan Tn. Joko sebesar Rp 300.000.000.

2.4.7. Pelaporan PPh (SPT) oleh Wajib Pajak dengan Penghasilan Bruto Tertentu

Bagi anda Wajib Pajak Badan yang memperoleh penghasilan dari usaha selain yang telah dikenakan PPh bersifat final dengan omzet tidak melebihi 4,8 Milyar setahun dikenai PPh bersifat final sebesar 1% per bulan dari omzet setiap bulan per tempat kegiatan usaha Pelaporan untuk PPh Final 1% ini dilakukan dengan cara melapor menggunakan SPT MasaPPh, namun apabila anda telah membayar dan telah mendapatkan nomor NTPN dari bank anda tidak perlu lagi melapor ke Kantor PelayananPajak, karena saat anda membayar dan telah mendapatkan NTPN anda telah dianggap melapor sesuai tanggal validasi NTPN dari ba

2.4.2. Cara Penyampaian Pelaporan

Anda sebagai Wajib Pajak Badan dapat menyampaikan SPT ke Kantor Pelayanan Pajak tempat anda terdaftar dengan cara:

  • langsung
  • dikirim melalui pos
  • dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir
  • e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak (untuk saat ini belum tersedia untuk WP Badan) atau Penyedia Jasa Aplikasi/Application Service Provider (ASP).

2.4. Lapor SPT PPh (Badan)

Sebagai Wajib Pajak Badan, anda wajib melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) ke Kantor Pelayanan Pajak tempat anda terdaftar. Surat Pemberitahuan (SPT) yang dilaporkan adalah SPT yang telah diisi dengan benar, lengkap, dan jelas, dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan huruf Latin, angka Arab, satuan mata uang Rupiah.