Monday, 4 March 2013 - 12:16

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II ikut partisipasi dalam acara kegiatan Kelas Inspirasi di Kotal Solo yang dimotori oleh Gerakan Indonesia Mengajar. Kelas Inspirasi sendiri adalah kegiatan yang mewadahi para profesional dari berbagai sektor untuk ikut serta berkontribusi pada misi perbaikan pendidikan di Indonesia dengan cara menjadi pengajar selama satu hari secara serentak di berbagai Sekolah Dasar. Dalam acara yang diselenggarakan pada Hari Inspirasi tanggal 20 Februari 2013 serentak di enam kota ini (Pekanbaru, Jakarta, bandung, Jogjakarta, Solo dan Surabaya) Kanwil DJP Jawa Tengah II mengirimkan dua tenaga penyuluh, Syarif Thoyib (pelaksana pada Bidang P2Humas) dan Chairudin Nur Rahmanto (Penelaah Keberatan) sebagai relawan yang mengajar dan berbagi inspirasi dengan anak-anak murid SDN Dukuhan, Kerten dan SDN Gulon, Jebres, Solo.

Di SDN Dukuhan Kerten Solo, acara yang mengambil tagline “SEHARI MENGAJAR, SELAMANYA MENGINSPIRASI” dimulai pukul 07.00 WIB dengan dipandu oleh fasilitator dari Gerakan Solo Mengajar. Diawali dengan sambutan dari pihak sekolah sebagai pembukaan, acara dilanjutkan dengan perkenalan partisipan yang hadir, salah satunya dari Penyuluh dari Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II, Syarif Thoyib yang lebih dikenal dengan Bang Thoyib. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan belajar mengajar di kelas. Bang Thoyib, mengawali kegiatan mengajar dan menginspirasinya di depan murid-murid Kelas V. Dengan berbekal materi berupa slide profil diri dan pekerjaan, Komik Pajak dan perangkat seperti komputer jinjing dan LCD Projector Bang Thoyib dengan pecaya diri mengajak anak-anak mengobrol tentang pekerjaan di kantor pajak dan manfaat pajak, khususnya bagi para siswa SD.

Dengan bertindak sebagai story teller, bang Thoyib mengajak anak-anak membaca Komik Pajak yang telah dibagikan kepada setiap siswa diselingi dengan pertanyaan khas anak-anak yang penasaran. Acara di kelas diakhiri dengan pemutaran film iklan layanan masyarakat yang menggambarkan pentingnya pajak bagi kehidupan masyarakat. Di sini para siswa paham, bahwa semua fasilitas yang didapat dan dikenakan di dalam kegiatan belajar mengajar di sekolahan ini ternyata berasal dari pajak yang dibayar masyarakat, termasuk para orang tua murid. Sebelum menutup pertemuan di kelas, Bang Thoyib menyampaikan pesan-pesan tentang nilai-nilai kejujuran, kerja keras, kemandirian dan pantang menyerah serta meminta anak-anak untuk menuliskan cita-citanya ketika nanti besar, yang merupakan pesan utama dari gerakan Kelas Insiprasi ini. Setelah berakhir sesi pertama di Kelas V, kegiatan mengajar dilanjutkan ke kelas VI, III, dan kelas IV dengan materi dan metode yang sama. Terlihat binar mata keceriaan para siswa ketika menyadari ternyata manfaat pajak sudah dirasakan oleh mereka, bahkan keriuhan suasana kelas semakin meledak ketika mereka berebut untuk menjawab tentang manfaat pajak… “Untuk membangun jalan”, “untuk membangun SD”, “untuk membangun jembatan”, “untuk menggaji bu guru”, “untuk membeli pesawat tempur” dll.

 Di tengah-tengah asyiknya kegiatan mengajar, tanpa terduga orang nomor satu di Kota Solo yaitu Walikota F.X Hadi Rudyatmo datang mengunjungi lokasi SDN Dukuhan Kerten. Beliau datang bersama pendampingnya untuk menyaksikan secara langsung kegiatan Kelas Inspirasi sekaligus memberikan apresiasi terhadap para partisipasn, fasilitator, guru dan siswa-siswi yang berada di sana. Kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan pada kegiatan Kelas Inspirasi.  

Serunya mengajar di SDN Dukuhan membuat waktu berjalan tanpa terasa. Pada pukul 12.30 WIB acara mengajar bersama diakhiri. Sebelum acara ditutup semua siswa dikumpulkan di halaman sekolah untuk acara penutupan kepada semua partisipan dan fasilitator yang hadir d isana. Acara penutupan ini semakin meriah dengan dihadiri oleh seorang badut yang lucu sehingga menarik perhatian banyak siswa yang ada. Penutupan terakhir dengan saling berjabat tangan antara siswa dengan partisipan dan para guru SDN Dukuhan Kerten dan harapan semoga para murid mengenal pajak dan pekerjaan mengelola pajak.