Thursday, 27 December 2012 - 10:54

Segmen Pelajar dan Mahasiswa masih menjadi prioritas dalam kegiatan penyuluhan yang diadakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) DIrektorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah, hal ini bertujuan untuk mengenalkan perpajakan pada generasi muda yang nantinya mereka pun membutuhkan pengetahuan tentang perpajakan. Untuk itu Kanwil DJP Jawa Tengah II terus bekerjasama dengan sekolah maupun universitas dalam pelaksanaan penyuluhan tersebut.

Surakarta 18 Desember 2012, bertempat di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kanwil DJP Jawa Tengah I, Jawa Tengah II dan DIY menyelenggarakan Grand Final Olimpiade Perpajakan Tingkat SLTA Sederajat Se-Jawa Tengah dan DIY. Grand Final ini merupakan puncak dari rangkaian acara Olimpiade Perpajakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I Semarang, Jawa Tengah II Surakarta dan  Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta lomba adalah juara seleksi Kantor Wilayah yaitu SMKN 2 Salatiga perwakilan dari Jawa Tengah I, SMKN 1 Purwokerto perwakilan dari  Jawa Tengah II, dan SMKN 1 Wonosari perwakilan dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sistem perlombaan sendiri masih sama dengan babak sebelumnya, hanya dalam Grand Final ini ada satu tambahan perlombaan untuk para supporter yang hadir mendukung. Dimulai tepat pukul 09.30 lomba berlangsung meriah dan seru karena peserta saling menampilkan kemampuan terbaiknya. Persaingan ketat antar peserta terlihat dengan nilai yang tidak berbeda jauh. Dan setelah melewati tiga babak akhirnya SMKN 2 Salatiga dinobatkan sebagai juara pertama Grand Final Olimpiade Perpajakan Tingkat SLTA Sederajat Se-Jawa Tengah dan DIY dengan nilai 2950 dan mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000,-, disusul oleh SMKN 1 Purwokerto dengan total nilai 2700 juga mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000,- dan SMKN 1 Wonosari menyabet juara ketiga dengan total nilai 1600 mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000,-. Kehebatan SMKN 2 Salatiga terbukti tidak hanya di ilmu perpajakannya dengan gerakan yang kompak dan rancak mereka juga memenangkan lomba yel-yel mengalahkan peserta yang lain.