Tuesday, 2 October 2012 - 18:25

“Olip 2012” teriak pembawa acara. “Luar Biasa” teriak anak-anak SMA peserta final Olimpiade Ilmu Pajak 2012 yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bojonegoro sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan Tax Goes To School (TGTS) tahun 2012.

Acara yang berlangsung meriah ini dilaksanakan di halaman KPP Pratama Bojonegoro pada hari Kamis tanggal 27 September 2012. Peserta final Olimpiade Ilmu Pajak (OLIP) 2012 adalah pelajar setingkat SMA se-Kabupaten Bojonegoro. Peserta final berjumlah 5 sekolah hasil saringan dari 30 sekolah peserta olimpiade. Babak penyisihan dimulai pada tanggal 10 September, dari babak penyisihan diambil 5 peserta untuk maju ke babak final. Ke 5 peserta finalis berasal dari SMK BIMA Bojonegoro, MAN Model Terpadu Bojonegoro, SMA PGRI II Bojonegoro, SMA III Bojonegoro dan SMAN Model Terpadu Bojonegoro.

“Tujuan diadakannya Olimpiade Ilmu Pajak ini adalah agar pelajar sebagai generasi muda sejak dini mengetahui tentang perpajakan, karena pelajar adalah calon Wajib Pajak. Di samping itu agar pelajar dari sekolah yang biasa-biasa saja bisa bersaing secara sehat dengan sekolah yang sudah punya banyak prestasi”, demikian disampaikan Rahmawan, Kepala KPP Pratama Bojonegoro dalam sambutannya pada pembukaan acara. Disinggung  juga oleh Kepala KPP Pratama Bojonegoro tentang fatwa boikot pajak dari hasil Munas Nahdlatul Ulama (NU) yang harus benar-benar dicermati oleh pelajar. Atas fatwa  tersebut, disampaikan bahwa Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak telah dan terus melakukan berbagai upaya perbaikan diantaranya penyempurnaan proses bisnis, penerapan sistem pengawasan internal yang berbasis budaya korektif dan penegakan hukum perpajakan.

Di lain pihak, pajak adalah pungutan  yang bersifat memaksa untuk keperluan negara dan diatur dengan undang-undang. Sehingga dapat dikatakan, kewajiban membayar pajak oleh warga negara Indonesia merupakan wujud ketaatan terhadap hukum yang berlaku. Sedangkan secara filosofis, kewajiban membayar pajak juga merupakan bentuk partisipasi warga negara kepada negaranya.

Materi yang dilombakan pada final OLIP 2012 adalah karya tulis tentang perpajakan, cerdas cermat perpajakan, performance dan yel-yel. Peserta banyak yang mengambil tema tentang Sensus Pajak Nasional dalam karya tulisnya dan ada juga yang mengambil tema tentang ketaatan membayar pajak. Setelah masing-masing peserta maju untuk mempresentasikan karya tulisnya, acara dilanjutkan dengan lomba performance. Disini peserta dituntut  harus kreatif dan kompak dalam menampilkan performencenya. Untuk cerdas cermat dibagi menjadi 2 babak, yaitu babak pertanyaan wajib, masing masing peserta mendapatkan 10 pertanyaan wajib dan babak pertanyaan rebutan yang berjumlah 30 pertanyaan. Jenis pertanyaan terdiri dari teori dan kasus , sedangkan materi soal diambil dari KUP, PPh, PPN, PBB dan soal yang bersifat umum. Di sela-sela acara cerdas cermat diisi lomba yel-yel agar peserta tetap semangat mengikuti lomba.

Final OLIP 2012 selesai pukul 12.30 WIB, ditutup dengan pengumuman pemenang olimpiade. Pemenang lomba performance dan yel-yel diraih SMA PGRI II Bojonegoro. Keluar sebagai juara umum adalah SMAN Model Terpadu Bojonegoro, juara II dan III masing-masing dari SMA PGRI II Bojonegoro dan SMA PGRI III Bojonegoro. Sedangkan harapan I dari SMK BIMA Bojonegoro dan harapan II diraih MAN Model Terpadu Bojonegoro. Pemenang mendapatkan piala, piagam, dan kenang-kenangan dari KPP Pratama Bojonegoro. Meskipun menjadi juara harapan, peserta dari SMK BIMA Bojonegoro  dan MAN Model Terpadu Bojonegoro tetap bangga karena bisa menjadi finalis dari 30 peserta olimpiade.