Tingkatkan Kepatuhan Pajak, WP Medis Lhokseumawe Ikuti Tax Gathering

Kepala Seksi Waskon 3 Yudhi Rachmanto dalam Acara Tax Gathering

KPP Pratama Lhokseumawe menyelenggarakan Tax Gathering bertema 'Kiat & Strategi untuk Menjadi Wajib Pajak yang Patuh' di Aula Lantai 3 Kantor Pelayanan Pajak Lhokseumawe, Kamis (30/11). Para peserta kegiatan ini adalah wajib pajak yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit swasta, klinik kesehatan, dan apotek yang berlokasi di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Pelaksana Harian Kepala KPP Pratama Lhokseumawe, Iskandar, dalam sambutannya mengharapkan para peserta memiliki pemahaman lebih baik mengenai kewajiban perpajakan sesuai dengan jenis usaha mereka.

Achmad Sunhaji selaku Kepala Seksi Pelayanan dan Konsultasi 2 memaparkan bahasan pertama kegiatan ini mengenai proses bisnis dan kewajiban wajib pajak rumah sakit. Sunhaji menjelaskan secara rinci  jenis-jenis kegiatan umum di Rumah Sakit yang dikenai pajak dan beberapa materi terkait lainnya. Topik kedua adalah bahasan mengenai benda materai dan pos. Account Representative Seksi Pelayanan dan Konsultasi 1, Andhi Wildansyah, memberikan penjelasan tentang benda-benda materai dan penggunaannya pada kegiatan di tempat usaha wajib pajak. Paparan selanjutnya mengenai tindak lanjut pasca Amnesti Pajak disampaikan oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 3, Yudhi Rachmanto. Yudhi menjelaskan bahwa materi ini diperuntukkan khusus untuk wajib pajak yang telah mengikuti program Amnesti Pajak yang telah berakhir pada 31 Maret 2017 lalu. Materi terakhir disampaikan oleh Account Representative Seksi Pengawasan dan Konsultasi 2, Fabianus Gita Ariswara. Fabianus mengedukasi wajib pajak peserta Tax Gathering mengenai aplikasi perpajakan dan e-Biling. "Pada dasarnya setiap kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak harus dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Masa, dan yang tak kalah penting untuk diketahui adalah setiap pembayaran wajib dilakukan secara elektronik atau e-biling," pungkasnya.

Acara berlangsung santai dan akrab. Sebelum acara ditutup, para peserta diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan. Tampak antusiasme para wajib pajak di bidang pelayanan kesehatan ini menanyakan kewajiban perpajakan terkait empat topik Tax Gathering. Acara ditutup dengan makan siang bersama menjelang tengah hari.(*)