Jambreng PPN, Kanwil DJP Jaksus Undang Madya Jakbar

Kepala Kantor KPP Madya Jakarta Barat menunjukkan rekap SPT PPN Wajib Pajak yang telah dijambreng

KPP Madya Jakarta Barat mendapat undangan untuk menjadi narasumber dalam sosialisasi penggunaan aplikasi Jambreng PPN yang berlokasi di Aula KPP Penanaman Modal Asing Dua dan Tiga (Senin, 23/10). Aplikasi ini dibuat oleh Wisnhu Prabowo selaku Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II yang dilatarbelakangi dari kebutuhan analisis penemuan-penemuan pelaporan yang tidak benar yang dilakukan oleh wajib pajak saat penggalian potensi atas instruksi Kepala Kantor KPP Madya Jakarta Barat, Herbet H. Aruan.

Jambreng PPN adalah menyusun SPT Masa PPN baik untuk SPT Masa PPN Normal serta SPT Masa PPN Pembetulan secara sistematis dan cepat serta menghasilkan penjumlahan secara matematis yang sesuai dengan Undang-Undang PPN.

Materi dipaparkan oleh Herbet H Aruan. Menurut Herbet, aplikasi ini sangat membantu untuk Account Representative sehingga bisa menggali potensi wajib pajak yang ada di lingkungannya.

Adapun manfaat aplikasi jambreng PPN tersebut adalah:
1. Data jambreng akurat dan tidak perlu cleansing kecuali untuk approved tidak lapor karena Pembetulan SPT Masa PPN senantiasa berubah;
2. Produk data harus diawasi dan hanya akan hilang apabila sudah di SKP atau lunas;
3. Data Jambreng adalah data konkret sehingga dapat ditindalanjuti dengan SP2 oleh P3;
4. SP2 P3 tidak membutuhkan himbauan;
5. Pemanfaatan pasal 13 ayat (2) dan ayat (3) dan pasal 14 ayat (4).

Acara dilanjutkan dengan demo aplikasi jambreng PPN oleh Wisnhu Prabowo dan diakhiri dengan pemberian cinderamata.
KPP Madya Jakarta Barat berharap semoga dengan adanya aplikasi tersebut, mampu menggali potensi lebih sehingga mampu membantu menaikkan penerimaan negara.