Dosen MKWU se-Karisedenan Surakarta Siap Dukung Inklusi Pajak

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II bersama dengan Kemenristek Dikti dan Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Sharing dan Edukasi Inklusi Sadar Pajak se-Karesidenen Surakarta di UNS inn, Surakarta (Selasa, 12/12).

Acara yang dihadiri oleh 150 Dosen MKWU se-Karesidenan Surakarta ini berasal dari Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta di wilayah Surakarta, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Boyolali.

Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II, Rida Handanu, hadir sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Rida Handanu menyampaikan bahwa 75% penerimaan negara berasal dari pajak dan tantangan Direktorat Jenderal Pajak semakin berat dikarenakan target yang ditetapkan semakin meningkat.

Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan oleh berbagai pihak, terutama kepada para pendidik yang nantinya akan menjadi kepanjangan tangan DJP untuk mengenalkan pajak kepada anak didiknya. Kanwil DJP Jateng II berharap nantinya mahasiswa/mahasiswi  tersebut akan menjadi warga negara yang baik dan patuh memenuhi kewajiban perpajakannya. Jika kepatuhan pajak meningkat, maka penerimaan pajak akan meningkat.

Turut hadir pula Sirin Nugroho selaku Kepala Sub Direktorat Pendidikan Akademik Kemenristek Dikti dan Drs.Hassan Suryono, MSi, MPd selaku Kepala LP3M UNS dan Ketua Lembaga Mata Kuliah Dasar Umum UNS, Dr. Winarno S.Pd, MSi dari UNS dan Dr. Misnal Munir, M.Hum dari Universitas Gadjah Mada sebagai narasumber inklusi pajak.

Penyelenggaraan acara ini merupakan  penyelenggaraan ketiga di tahun 2017 oleh Kanwil DJP Jawa Tengah II, setelah sebelumnya dilakukan pada bulan Oktober di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto untuk dosen MKWU se-Karesidenan Banyumas dengan jumlah peserta 70 orang dan pada bulan November di Grand Artos Magelang untuk dosen MKWU se-Karesidenan Kedu dengan jumlah peserta 100 orang.

Peserta sangat antusias dalam sesi diskusi yang diampu narasumber Dr. Winarno, SPd, MSi. Salah satu usul dari peserta, hendaknya inklusi pajak tidak hanya "di-insert" untuk materi mata kuliah dasar umum saja, namun seluruh mata kuliah yang diajarkan di tingkat pendidikan tinggi. Peserta dari UNS berharap bahwa nantinya acara ini akan ada keberlanjutannya terutama untuk UNS yang mempunyai dosen pengampu MKDU sebanyak 241 orang, tidak hanya UNS saja seluruh peserta yang hadir pun berharap hal yang sama.