Flash Foto

Kanwil Kaltimra Tingkatkan Kepatuhan Internal dengan IHT

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Balikpapan mengadakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema Bantuan Hukum dan Kepatuhan Internal di Aula Lantai 2 KPP Madya Balikpapan (Senin, 6/12). Narasumber dari kegiatan ini adalah Subbagian Bantuan Hukum, Pelaporan, dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara.

Kegiatan IHT diawali dengan doa yang dipimpin oleh Kepala Bagian Umum Kanwil DJP Kalimantan Timur dan Utara
Peserta IHT menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Ikrar komitmen dan semangat.
Penyampaian materi oleh narasumber.
Pegawai terlihat antusias memperhatikan materi yang disampaikan oleh narasumber.

Antusiasme WP Gianyar Belajar e-SPT Masa dan e-Faktur

KPP Pratama Gianyar membuka kelas pajak e-SPT Masa dan e-Faktur selama 5 hari di Helpdesk KPP Pratama Gianyar (Senin, 13/11). Acara berlangsung hingga tanggal 17 November 2017 untuk memberikan edukasi kepada waib pajak, terutama bagi yang tidak dapat melaporkan SPT melalui TPT lagi karena pernah melaporkan salah satu SPT Masa dan/atau Tahunan secara elektronik. Antusiasme wajib pajak terlihat dengan bertambahnya jumlah peserta kelas pajak dari hari ke hari.

Kelas pajak e-SPT Masa dan e-Faktur hari pertama
Peningkatan jumlah peserta di hari kedua
Antusiasme peserta kelas pajak di hari ketiga
Kelas pajak di hari keempat masih dipenuhi WP
Suasana kelas pajak e-SPT Masa dan e-Faktur di hari terakhir

Tingkatkan Penerimaan, KPP Tabanan Adakan "Morning Activity"

KPP Pratama Tabanan mengadakan "Morning Activity" di Aula KPP Pratama Tabanan dalam rangka memberikan motivasi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan penerimaan Tahun 2017 (Kamis, 16/11). Kepala Kantor KPP Pratama Tabanan memberikan motivasi kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kinerja dalam rangka meningkatkan penerimaan Tahun 2017.

Kepala Kantor KPP Pratama Tabanan memberikan motivasi kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kinerja dalam rangka meningkatkan penerimaan Tahun 2017
"Morning Activity" diadakan di Aula KPP Pratama Tabanan
"Morning Activity" membahas mengenai penerimaan kantor
Seluruh pegawai KPP Pratama Tabanan mengikuti "Morning Activity"

Bendahara Desa se-Klungkung Belajar Kewajiban Perpajakan

KPP Pratama Gianyar bersama dengan KP2KP Ubud memberikan edukasi kewajiban bendahara desa dalam kegiatan Sosialisasi Pajak bagi pengelola Keuangan Desa oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klungkung, Jalan Raya Banjarangkan, Klungkung, Bali (Rabu, 22/11).

Pembukaan acara oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Anak Agung Gede Rai Dharma Putra
Peserta kegiatan antusias mengikuti sosialisasi
Pembicara dari KP2KP Ubud dan KPP Pratama Gianyar saat sosialisasi

DJP Komitmen Perangi Korupsi dalam Peringatan HAKI

Direktorat Jenderal Pajak mengadakan peringatan Hari Antikorupsi Internasional yang dilaksanakan di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Ditjen Pajak dengan mengambil tema “Cegah Korupsi, Mulai Dari Diri Sendiri” (Rabu, 6/12). Peringatan Hari Antikorupsi Internasional dilakukan setiap tahun di Ditjen Pajak untuk mengingatkan pegawai agar senantiasa menjaga integritas pribadi, berperilaku terhormat, bersih dari suap, korupsi, dan penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugas pengumpulan pajak.

Narasumber acara tersebut adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, dan Saut Situmorang yang mewakili Pimpinan KPK. Sebagai institusi publik Ditjen Pajak berkomitmen untuk memerangi korupsi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh wajib pajak.

Sri Mulyani Indrawati sebagai narasumber dalam peringatan Hari Antikorupsi Internasional (HAKI)
Lomba Jingle Antikorupsi
Penampilan tari pada acara HAKI
Penampilan salah satu peserta lomba Jingle Antikorupsi
Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan menyatakan bahwa sebagai institusi publik, Ditjen Pajak berkomitmen untuk memerangi korupsi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh wajib pajak

Optimis DJP Lebih Baik, Metro TV Undang Dirjen Baru

Direktur Jenderal Pajak baru, Robert Pakpahan, melakukan dialog pajak dalam program Economic Challenge Metro TV di Jakarta (Selasa, 5/12). Dialog tersebut membahas tema "PR Pajak di Tangan Dirjen Baru". Selain Dirjen Pajak, sebagai narasumber hadir pula Johny G. Plate dari Anggota Komisi XI DPR, Suryadi Sasmita sebagai Waketum APINDO, dan Yustinus Prastowo, Direktur CITA.

"Saya yakin, di bawah kendali Pak Robert, DJP akan menjadi lebih baik. Kami masih memiliki program dalam rangka mengejar penerimaan yang tersisa satu bulan lagi, yaitu PMK-165. Namun, setidaknya, APBN kita harus lebih realistis dan jangan terlalu ambisius untuk memberikan ruang fiskal yang cukup," ungkap Yustinus saat ditanya moderator terkait bagaimana cara DJP mengejar target penerimaan dalam waktu kurang dari sebulan.

Robert Pakpahan dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kebijakan PMK-165 bukanlah Amnesti Pajak tahap kedua karena tarif yang dikenakan adalah tarif pajak normal, berbeda dengan Amnesti Pajak yang tarifnya 0,5%-10%.

Waketum APINDO, Suryadi Sasmita berharap agar DJP lebih meningkatkan kemampuan IT untuk mendukung sistem perpajakan serta melakukan koordinasi jika hendak mengeluarkan aturan-aturan pajak. Selain itu, APINDO juga berharap agar DJP dan pengusaha bisa menjadi partner dalam bertukar pikiran terkait pajak.

Moderator acara juga menanyakan kepada Direktur CITA tentang mengapa para pengusaha sering merasa diburu oleh DJP, "Tujuan kami adalah membuat wajib pajak jujur nyenyak tidur, dan yang bersalah agar gelisah. Jadi, jika wajib pajak telah jujur, kenapa harus gelisah?".

"Jika jujur, kenapa harus risih?" menjadi tagline penutup dalam program Economic Challenges tersebut dan Metro TV optimis bahwa DJP akan menjadi lebih baik di bawah arahan Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pajak baru.

Robert Pakpakah sebagai narasumber dalam Economic Challenge Metro TV
Selain Dirjen Pajak, sebagai narasumber hadir pula Johny G. Plate dari Anggota Komisi XI DPR, Suryadi Sasmita sebagai Waketum APINDO, dan Yustinus Prastowo, Direktur CITA
Robert Pakpahan dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kebijakan PMK-165 bukanlah Amnesti Pajak tahap kedua karena tarif yang dikenakan adalah tarif pajak normal, berbeda dengan Amnesti Pajak yang tarifnya 0,5%-10%.
Dialog tersebut membahas tema "PR Pajak di Tangan Dirjen Baru".
Robert Pakpahan dalam rangka kunjungan ke Metro TV

Robert Pakpahan Gantikan Ken Jadi Dirjen Pajak Baru

Acara serah terima jabatan dan penyerahan memori alih tugas sebagai Direktur Jenderal Pajak dilakukan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan (Kamis, 30/11). Masa jabatan Ken Dwijugiasteadi sebagai Dirjen Pajak berakhir pada tanggal 30 November 2017. Robert Pakpahan ditunjuk secara  resmi menggantikan Ken Dwijugiasteadi sebagai Direktur Jenderal Pajak baru. Dalam Acara tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memimpin langsung prosesi serah terima jabatan.

Robert Pakpahan menggantikan Ken Dwijugiasteadi sebagai Direktur Jenderal Pajak baru
Masa jabatan Ken Dwijugiasteadi sebagai Dirjen Pajak berakhir pada tanggal 30 November 2017
Sri Mulyani memimpin prosesi serah terima jabatan
Robert Pakpahan melakukan sumpah jabatan
Robert Pakpahan secara resmi menjabat sebagai Direktur Jenderal Pajak

LTO Jadi Tujuan Kunjungan NTA Jepang

Empat perwakilan JICA (Japan International Cooperation Agency) dan NTA (National Tax Agency) Jepang kunjungi Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di Gedung Dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat, Jalan Jenderal Sudirman Kav 56, Jakarta (Rabu, 29/11/2017).

Kunjungan ini adalah rangkaian kunjungan ke Direktorat Jenderal Pajak dalam rangka seminar e-commerce sebagai narasumber. Para perwakilan itu adalah Hiroki Takekawa, Hidekasu Otake, dan Isamu Watabe (NTA) dan Naofumi Kosugi (JICA) . Kunjungan ini dimaksudkan untuk mempelajari proses bisnis KPP Wajib Pajak Besar dan juga berdiskusi mengenai permasalahan perpajakan yang saat ini dihadapi, khususnya oleh KPP Wajib Pajak Besar.

Dalam kesempatan ini, para delegasi diterima di KPP Wajib Pajak Besar Satu dan diberikan paparan oleh para Kepala Seksi KPP Wajib Pajak Besar Satu. Materi yang disampaikan antara lain mengenai profil, kinerja, serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Selesai paparan, para delegasi diberikan kesempatan untuk tanya jawab dan para pegawai KPP Wajib Pajak Besar Satu juga aktif mengajukan pertanyaan. Kunjungan selama lebih dari 2 jam, diakhiri dengan kunjungan kerja ke beberapa seksi di KPP Wajib Pajak Besar Satu dan tanya jawab dengan beberapa Account Representative.

Para delegasi JICA dan NTA yang berkunjung ke LTO
Pembukaan acara Kunjungan JICA dan NTA ke LTO
Office tour ke KPP Wajib Pajak Besar Satu
Para delegasi aktif ikuti diskusi
Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar berbincang dengan para delegasi JICA dan NTA

Buka Stand Layanan Pajak, DJP Partisipasi dalam Sail Sabang

Direktorat Jenderal Pajak ikut berpartisipasi dalam Sail Sabang 2017 di Sabang (Jumat, 1/12). Acara berlangsung selama lima hari hingga tanggal 5 Desember 2017. Dalam acara tersebut, DJP membuka stand Layanan Pajak berupa pelayanan pembuatan NPWP, cetak ulang NPWP, dan layanan konsultasi pajak. Dengan demikian, wajib pajak di Sabang dimudahkan karena dapat melakukan layanan perpajakan tanpa harus ke kantor pajak.  

Direktorat Jenderal Pajak ikut berpartisipasi dalam Sail Sabang 2017
Stand DJP dalam acara Sail Sabang
Layanan yang dibuka adalah pelayanan pembuatan NPWP, cetak ulang NPWP, dan layanan konsultasi pajak.
Salah satu perahu dalam acara Sail Sabang
Sail Sabang berlangsung selama lima hari

LTO Ajak Wajib Pajak dan Rekanan Peringati HAKI 2017

Sambut hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) tanggal 9 Desember 2017, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar beserta seluruh satuan kerja di gedung Dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat ajak wajib pajak, rekanan yang sering berhubungan dengan pengadaan, dan juga para pegawai dengan mengadakan peringatan HAKI di Auditorium Lantai 2 Gedung Radjiman, Jalan Jenderal Sudirman Kav 56, Jakarta, (Selasa, 5/12).

Mekar Satria Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Korupsi ini sangat penting untuk terus mengingatkan kita semua akan bahaya korupsi yang senantiasa mengintai dan harus dicegah. Pencegahan harus dimulai dengan niat, dari diri sendiri, pengawasan dari atasan, dan sekitarnya. Pada akhirnya kita semua sebagai pegawai harus mengingatkan satu sama lain untuk tidak melakukan korupsi dalam bentuk apapun.

Di acara ini, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar juga mencanangkan gedung Dr.K.R.T Radjiman Wedyodiningrat sebagai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan juga WIlayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang ditandai dengan penandatangan komitmen bersama Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar beserta seluruh Kepala KPP Wajib Pajak Besar.

Peringatan HAKI 2017 di Kanwil DJP Wajib Pajak Besar
Para pejabat eselon III yang hadir di acara peringatan HAKI 2017
Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar bersama pembicara dari Kejaksaan RI dan Bareskrim Polri
Kepala KPP Wajib Pajak Besar Empat menandatangi Komitmen Pencanangan Zona Integritas
Pembacaan Pencanangan Zona Integritas Gedung Radjiman Wedyodiningrat