Flash Foto

Live, DJP Tanggapi Kebijakan Reformasi Pajak AS

Direktorat Jenderal Pajak memberikan tanggapan terkait kebijakan Reformasi Pajak Amerika Serikat untuk memotong tarif Pajak Penghasilan Badan di Berita Satu (Selasa, 2/1). Dalam acara yang tayang secara langsung tersebut, Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan, Yon Arsal, serta Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia menjadi narasumber. Yon Arsal menjelaskan bahwa pemotongan tarif pajak bukan satu-satunya alat untuk menarik investasi sehingga Indonesia tidak perlu serta merta mengikuti kebijakan pemotongan tarif pajak tersebut.

Dengan adanya demand masyarakat, resource yang dimiliki, serta jumlah penduduk yang besar yang ada di Indonesia menjadi penarik investasi itu sendiri. Tahun 2018 ini DJP akan fokus untuk melakukan reformasi, salah satunya melalui perubahan Undang-Undang KUP. Tahun ke depan 2019, DJP baru melakukan perubahan Undang-Undang PPN dan PPh. Meskipun demikian, DJP akan terus melakukan kajian terkait subjek, objek, mekanisme, dan tarif pajak.   

Direktorat Jenderal Pajak memberikan tanggapan terkait kebijakan Reformasi Pajak Amerika Serikat untuk memotong tarif Pajak Penghasilan Badan di Berita Satu (Selasa, 2/1).
Dalam acara yang tayang secara langsung tersebut, Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan, Yon Arsal, serta Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia menjadi narasumber.
Yon Arsal menjelaskan bahwa pemotongan tarif pajak bukan satu-satunya alat untuk menarik investasi sehingga Indonesia tidak perlu serta merta mengikuti kebijakan pemotongan tarif pajak tersebut.

Tumbuh 4,08%, Dirjen Pajak Apresiasi Pembayar Pajak

Dalam konferensi Pers yang diselenggarakan di Ruang Konferensi Pers Gedung Ma'rie Muhammad Lantai 2, Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi seluruh pembayar pajak yang telah turut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional dan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan bersama (Jumat, 5/1). Penerimaan pajak pada 2017 mencapai hasil yang sangat baik berkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat membayar dan melaporkan pajak sesuai bagian masing-masing.

Penerimaan pajak 2017 mencapai Rp1.151 triliun atau 89,7% dari target dalam APBNP 2017 dengan pertumbuhan year-on-year sebesar 4,08%. Angka pertumbuhan penerimaan ini lebih banyak dipengaruhi oleh Rp122,7 triliun penerimaan di tahun 201 6 yang sifatnya tidak berulang yaitu penerimaan dari program amnesti pajak dan revaluasi aset tetap.

Apabila penerimaan yang sifatnya tidak berulang ini dikeluarkan dari perhitungan, maka pertumbuhan penerimaan pajak 2017 mencapai 15,8%. Pertumbuhan penerimaan ini selain disebabkan oleh faktor perbaikan ekonomi, khususnya di sektor komoditas seperti pertambangan dan perkebunan, juga mencerminkan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Pada 2017, sejumlah 12,05 juta wajib pajak menyampaikan SPT dari total 16,6 juta wajib pajak yang wajib menyampaikan SPT. Rasio kepatuhan ini merupakan yang tertinggi dalam catatan DJP.

Berdasarkan segmen pembayar pajak, pertumbuhan yang sangat pesat terjadi di segmen orang pribadi, terutama para peserta amnesti pajak. Pertumbuhan yang tinggi juga terjadi di segmen wajib pajak dengan penghasilan bruto tertentu yang membayar PPh Final 1%. Hal ini mengindikasikan semakin meningkatnya kesadaran dan kepatuhan perpajakan sektor UMKM dan adanya perkembangan yang sehat di segmen ini.

Upaya DJP mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan administrasi perpajakan juga membuahkan hasil yang baik. Jumlah SPT yang disampaikan melalui e-filing pada 2017 mencapai 70%, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang baru mencapai 59%. Dari berbagai hasil positif yang diuraikan di atas, DJP optimis dalam menyambut tahun 2018 dengan target penerimaan Rp1.424 triliun. Fokus DJP pada tahun 2018 ini adalah mengamankan target penerimaan tersebut serta melanjutkan reformasi perpajakan untuk membangun kepatuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Untuk itu, DJP akan terus melakukan peningkatan kemudahan administrasi khususnya layanan elektronik (e-registration, e-filing, e-payment, dan e-withholding), meningkatkan kapasitas dan kapabilitas infrastruktur sistem teknologi dan kualitas basis data perpajakan, melanjutkan revisi regulasi termasuk pengaturan prosedur pemajakan e-commerce, dan meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan instansi, lembaga, asosiasi usaha, dan pihak ketiga lainnya. Pada tahun ini juga DJP akan semakin mengintensifkan pemanfaatan data yang disampaikan pihak ketiga untuk kepentingan pengawasan, termasuk data dari lembaga keuangan yang akan mulai diterima pada April 201 8 untuk data keuangan domestik dan September 2018 untuk data keuangan dari luar negeri.

Pimpinan DJP mengingatkan seluruh petugas pajak untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Keuangan dan kode etik pegawai pajak. Upaya mencapai penerimaan akan dilakukan dengan semangat membangun kepatuhan dan meningkatkan kemudahan serta tetap menjaga kepercayaan dunia usaha dan iklim investasi.(*)

Dalam konferensi Pers yang diselenggarakan di Ruang Konferensi Pers Gedung Ma'rie Muhammad Lantai 2, Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi seluruh pembayar pajak yang telah turut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional, dan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan bersama
Penerimaan pajak di tahun 2017 mencapai Rp1.151 triliun atau 89,7% dari target dalam APBNP 2017 dengan pertumbuhan year-on-year sebesar 4,08%.
DJP optimis dalam menyambut tahun 2018 dengan target penerimaan Rp1.424 triliun.

DJP Live dalam Indonesia Business Forum

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi narasumber dalam Indonesia Business Forum di Jakarta (Kamis, 4/1). Acara tersebut ditayangkan secara live dan dihadiri oleh Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak (PKP), Yon Arsal. Dalam kesempatan tersebut, Yon Arsal melakukan pembahasan terkait ekonomi Indonesia pada tahun 2018.

Direktorat Jenderal Pajak menjadi narasumber dalam Indonesia Business Forum di Jakarta (Kamis, 4/1).
Acara tersebut ditayangkan secara live dan dihadiri oleh Direktur PKP, Yon Arsal.
Dalam kesempatan tersebut, Yon Arsal melakukan pembahasan terkait ekonomi Indonesia pada tahun 2018.

KPP Padangsidempuan Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2017 dan mendukung reformasi birokrasi, KPP Pratama Padang Sidempuan melakukan Pencanangan Zona Integritas Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani di  halaman KPP Pratama Padang Sidempuan (Kamis, 14/12). Acara peringatan HAKI 2017 ini dimulai dengan Fun Walk yang diikuti oleh pegawai KPP dengan membawa spanduk dan membagikan leaflet komitmen anti korupsi di sepanjang rute yang dilalui di jantung Kota Padang Sidempuan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pencanangan Zona Integritas dengan pembacaan deklarasi membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi/ Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM) serta menandatangani dokumen Pakta Integritas dan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas oleh Iman Pinem, Kepala KPP Pratama Padang Sidempuan. Deklarasi ini diikuti oleh seluruh pegawai KPP Pratama Padang Sidempuan. Turut hadir dalam kegiatan ini para mitra kerja yang terdiri dari wajib pajak Julpan Tambunan, Kepala KPKNL Padang Sidempuan Haryanto, dan Kasat Lantas Polres Padang Sidempuan P. Dalimunthe.

Peringatan HAKI 2017 oleh pegawai KPP Pratama Padang Sidempuan
Peringatan HAKI 2017 oleh pegawai KPP Pratama Padang Sidempuan
Funwalk dan pembagian leaflet anti korupsi di sepanjang jalan utama Kota Padangsidempuan
Penandatanganan Pakta Integritas dan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas oleh Kepala KPP Pratama Padangsidempuan
Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani KPP Pratama Padangsidempuan

KPP Jakarta Cengkareng Awali 2018 dengan Tilawah

KPP Pratama Jakarta Cengkareng mengadakan acara pajak bertilawah, peresmian pembangunan tempat wudhu baru, dan tasyakuran atas pencapaian penerimaan pajak di KPP Pratama Jakarta Cengkareng ( Kamis, 4/1). Acara tersebut dilaksanakan di dua tempat, yaitu di aula KPP Cengkareng dan Masjid Nurul Iman KPP Cengkareng.

Acara tilawah diselesaikan oleh pegawai dalam kurun waktu 3 hari, mulai dari tanggal 2 sampai dengan 4 Januari 2017. Acara penutupan pajak bertilawah dibarengi dengan peresmian tempat wudhu baru yang dibangun untuk menciptakan kenyamanan para jamaah yang hendak beribadah di Masjid Nurul Iman KPP Cengkareng.

Selain itu diadakan juga acara tasyakuran atas penerimaan pajak tahun 2017. Eko Pandoyo Wisnu Bawono selaku Kepala Kantor memberi sambutan dalam acara tasyakuran. Dalam sambutannya, Eko berpesan bahwa manusia yang beruntung adalah manusia yang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Oleh karena itu, semua upaya yang dilakukan dalam penerimaan pajak di tahun 2017 harus dipertahankan di tahun 2018 dan bahkan harus lebih baik.

Pegawai muslim hadir dalam acara pajak bertilawah KPP Pratama Jakarta Cengkareng
Gunting pita dilakukan oleh Kepala Kantor dalam acara peresmian tempat wudhu baru yang dibangun di masjid Nurul Iman KPP Cengkareng
Sambutan disampaikan oleh Eko Pandoyo Wisnu Bawono selaku Kepala Kantor
Ustad Syaiful diundang untuk memberikan tausiah dalam rangka memotivasi pegawai untuk lebih baik di tahun baru 2018

Awali Tahun 2018, Kakanwil Kaltimra Beri Arahan Pegawai Pajak

Setelah mengumpulkan seluruh pegawai Kanwil DJP Kaltimra pada Rabu (3/1) lalu, Kakanwil DJP Kaltimra Samon Jaya kembali mengumpulkan para pegawai di Aula Lantai IV Gedung Kanwil DJP Kaltimra (Jumat, 5/1). Namun kali ini yang dikumpulkan bukan pegawai Kanwil DJP Kaltimra, melainkan seluruh pegawai unit vertikal yang berada di bawah Kanwil DJP Kaltimra.

Acara kali ini mengundang seluruh pegawai KPP Madya Balikpapan, KPP Pratama Balikpapan, serta KPP Pratama Penajam. Dalam kesempatan ini, Kakanwil kembali memberikan pengarahan tentang pengamanan penerimaan pajak tahun 2018. Sambil duduk lesehan, para peserta kegiatan mendengarkan dan memperhatikan arahan dari Kakanwil. Selain pengarahan Kakanwil, acara ini juga membahas apa yang telah dicapai para pegawai pada tahun 2017 serta apa yang ingin dicapai pada tahun 2018.

Beberapa pegawai mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan capaian dan harapannya pada acara kali ini. Dengan adanya kegiatan ini, Kakanwil berharap para pegawai dapat lebih semangat dan fokus dalam mengamankan penerimaan pajak di tahun 2018.

Kakanwil DJP Kaltimra Samon Jaya sedang memberikan pengarahan
Kakanwil DJP Kaltimra Samon Jaya berdiskusi dengan MC Acara
Salah satu pegawai menyampaikan aspirasinya
Kakanwil DJP Kaltimra ngobrol santai dengan para pegawai sambil duduk lesehan

KPP Jakarta Setiabudi Tiga Adakan Refleksi Awal Tahun 2018

Mengawali kinerja di Tahun 2018, KPP Pratama Jakarta Setiabudi Tiga mengadakan kegiatan refleksi di aula KPP Pratama Jakarta Setiabudi Tiga (Kamis, 4/1). Kegiatan refleksi ini bertujuan untuk evaluasi pencapaian target penerimaan di tahun 2017 sebesar 100,69%, sehingga harapannya di tahun 2018, pencapaian target 100% dapat terulang kembali bahkan melebihi tahun lalu.

Arahan dari kasi PDI
Kegiatan refleksi KPP Pratama Jakarta Setiabudi Tiga
Peserta kegiatan refleksi

Peduli Sesama, Kanwil DJP Sumut II Beri Santunan Anak Yatim

Selepas Ashar di Musholla At-Taqwa, Kanwil DJP Sumatera Utara II menyelenggarakan pengajian rutin serta pemberian santuan anak yatim sebanyak 20 orang (Rabu, 21/12). Acara yang berlangsung selama 60 menit dihadiri oleh pegawai Kanwil DJP Sumut II yang beragama Islam disertai dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustad Sagala.

Dalam penyampaian tausiyahnya, Ustad Sagala mengingatkan bahwa dalam setiap rezeki yang Allah berikan, terdapat hak-hak orang lain yang harus dikeluarkan untuk saudara-saudara yang membutuhkan. Artinya, ada rasa kepedulian sesama yang timbul dari hati kita salah satunya dengan menyantuni anak-anak yatim.

Penyerahan santunan diberikan oleh Kepala Kanwil DJP Sumut II Tri Bowo dan selanjutnya diikuti oleh Kabag Umum Triyani Yuningsih dan Kabid DP3, Setiadi.

Pemberian santunan oleh Kakanwil DJP Sumut II
Pemberian santunan diikuti oleh Kabag Umum dan Kabid DP3
Foto bersama anak-anak yatim

"Mens Sana in Corpore Sano", KPP Tuban Songsong 2018

Jumat pertama di tahun 2018, diisi dengan senam pagi oleh Kepala KPP Pratama Tuban di halaman depan kantor KPP Pratama Tuban (Jumat, 5/01). Pukul 06.50 WIB, para pegawai sudah berkumpul di halaman depan kantor. Acara dibuka dengan yel-yel DJP dilanjutkan dengan yel-yel Tuban IJO. KPP Pratama Tuban menyongsong 2018 dengan semangat "Mens sana in corpore sano".

Kepala Kantor mengulas kembali kejadian di tahun 2017. Kepala Kantor memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pegawai yang telah berjuang mengamankan penerimaan, meskipun hanya meleset sedikit dari target. Dalam sambutan singkatnya, Kepala Kantor juga berharap tahun 2018 akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Senam dimulai tepat pukul tujuh. Setelah itu dilanjutkan dengan olahraga bebas, seperti bulutangkis, tenis meja, dan futsal.

Seluruh pegawai bersiap di halaman depan kantor.
Ibu-ibu dan remaja putri melakukan pemanasan dan peregangan otot.
Bapak-bapak juga melakukan senam pagi dengan giat.
Adik-adik OJT melepas lelah setelah berolahraga.
Tambahan tenaga dari 13 pemagang.

Bersama Radio CAS FM, Kanwil Sumut II Talkshow Pajak

Kanwil DJP Sumut II melalui Bidang P2Humas kembali menggelar “Talkshow” bersama Radio Citra Anak Siantar (CAS) FM di Studio CAS FM (Senin, 18/12). Talkshow kali ini mengupas tentang Mekanisme Keberatan Pajak.  Dalam siaran radio yang berdurasi 60 menit ini, membahas tentang tata cara pengajuan keberatan sesuai dengan dasar hukum dan aturan yang berlaku terkait permohonan keberatan pajak.

Siaran tersebut dipandu oleh Wita sebagai penyiar Radio CAS FM dengan  narasumber adalah Kepala Seksi Keberatan, Banding, dan Pengurangan I dan II, Ivone Sitompul serta Suyadi dan pelaksana P2Humas, Afri Syahputra.

Dalam kesempatan On Air lain yaitu pada Jumat tanggal 15 Desember 2017, Kantor  Kanwil DJP Sumatera Utara II melalui Bidang P2Humas melaksanakan kegiatan talkshow  untuk membahas Pajak Bumi dan Bangunan Sektor  Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (P3) serta dasar hukum terkait PBB Sektor P3,  pengenaan NJOP yang menjadi penghitungan PBB terutang, Standar Investasi Tanaman (SIT), dan Areal Emplasemen. Siaran radio dipandu oleh Wita dari penyiar CAS FM dengan narasumber Fauziah dan Muklis Lubis dari Bidang Pendaftaran, Ekstensifikasi, dan Penilaian (PEP).

Kegiatan talkshow ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Kanwil DJP Sumut II sebagai sarana penyampaian informasi perpajakan kepada masyarakat di wilayah Siantar dan sekitarnya.

On-air seputar keberatan pajak
Pembahasan sebelum broadcasting
Foto bersama