Praktis, Billing Pajak via SMS

Sejak 2011, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menyediakan fasilitas pembayaran pajak secara online melalui e-Billing System.

Salah satu ciri khas sistem pembayaran pajak tersebut menggunakan Kode Billing yang telah terhubung dengan sistem penerimaan negara.

Kode tersebut terdiri dari 15 digit angka numerik yang digunakan Wajib Pajak sebagai identitas untuk melakukan pembayaran melalui bank/pos persepsi, ATM, internet banking, maupun Electronic Data Capture (EDC).

Melalui e-Billing, transaksi pembayaran pajak menjadi lebih mudah dan cepat karena hanya dilakukan dalam hitungan menit, kapan saja dan di mana saja.

Sistem ini juga terhubung melalui internet banking, sehingga sangat memudahkan Wajib Pajak dalam membayar pajak.

Selain itu, pembayaran pajak dengan e-Billing lebih akurat dengan fitur untuk membimbingWajib Pajak pada saat pengisian Surat Setoran Pajak (SSP) elektronik dengan tepat dan benar sesuai dengan transaksi pajak.

Kesalahan data pembayaran seperti Kode Akun Pajak dan Kode Jenis Setoran dapat dihindari, demikian pula dengan kesalahan entri data yang biasa terjadi di teller dapat dihilangkan.

Data yang akan muncul pada layar adalah data yang telah diinput oleh Wajib Pajak sesuai dengan transaksi pajaknya.

Mulai 2015, pembayaran pajak secara e-Billing dapat dilakukan melalui SMS. Registrasi e-Billing Pajak melalui SMS, dilakukan melalui layanan Unstructured Supplementary Service Data (USSD) dengan menekan *141*500#.

Wajib Pajak dapat memilih menu Registrasi User Billing apabila belum pernah melakukan perekaman user billing melalui layanan ini denganmemasukkan 15 digit NPWP dan memilih angka 1 untuk melakukan registrasi.

Setelah dilakukan registrasi dengan benar, Wajib Pajak sebagai akan menerima SMS notifikasi sebagai bukti telah melakukan registrasi.

Setelah terdaftar sebagai user billing, langkah berikutnya adalah membuat ID Billing Pajak melalui SMS dengan menekan *141*500#. Selanjutnya akan ditunjukkan menu untuk membuat ID Billing.

Dari menu tersebut, Wajib Pajak dapat memilih NPWP Sudah Register untuk melanjutkan proses pembuatan ID Billing. Selanjutnya Wajib Pajak harus melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Masukkan 6 digit Kode Mata Anggaran Penerimaan (MAP);
  2. Lalu masukkan 3 digit Kode Jenis Setoran;
  3. Setelah itu masukkan masa pajak yang akan disetorkan dengan format mm/mm, tahun pajak yang akan disetorkan dengan format yyyy dan nominal Billing Pajak yang akan disetorkan

Selanjutnya akan ditampilkan notifikasi untuk mengkonfirmasi kebenaran data yang telah dimasukkan oleh Wajib Pajak.

Setelah konfirmasi dilakukan, Wajib Pajak akan mendapatkan notifikasi berupa SMS yang menginformasikan identitasnya sekaligus menerima kode ID Billing.

Langkah di atas juga dapat dilakukan apabila Wajib Pajak belum terdaftar sebagai user billing. Caranya adalah dengan memilih menu NPWP Belum Register, dan mengikuti langkah berikutnya dalam proses pembuatan ID Billing.

Mudah dan cepat bukan? Nah, tunggu apalagi, segera daftarkan diri sebagai User Billing Pajak dan nikmati fasilitas mutakhir pembayaran pajak dengan e-Billing SMS.