Pajak Masuk Desa melalui Kampus

Tax center merupakan jembatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dalam mensosialisasikan perpajakan di masyarakat termasuk pemuda pemudi Indonesia. Tax center ini pun membantu Ditjen Pajak dalam program 'Pajak Masuk Desa melalui Kampus'

"Tax center itu utamanya bisa memberikan pencerahan kepada mahasiswa-mahasiswa. Khususnya yang tertarik masalah-masalah perpajakan. Atau mungkin akan mengambil materi tesis atau skripsi tentang masalah perpajakan. Tax center juga membantu kami dalam program pajak masuk desa melalui kampus," kata Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Kemitraan, Agung Budi Wijaya.

Pajak masuk desa melalui kampus (PMDK) ini merupakan program di tahun 2013. Artinya, masalah pajak ini bukan masalah orang-orang kota saja atau orang-orang yang berduit saja atau orang-orang yang sebatas tinggalnya pemerintahan pusat saja. Tapi merupakan kewajiban dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat sampai dengan ke desa-desa.

Pajak masuk desa melalui kampus yaitu dengan cara kuliah kerja nyata (KKN) yang dilakukan di kampus-kampus di desa-desa. Ditjen Pajak pun ikut di dalam penyuluhan tentang arti penting pajak supaya masyarakat indonesia merasa bangga bayar pajak.

"Bagi masyarakat atau kawan-kawan yang ingin bekerjasama dengan Ditjen Pajak, kami menyambut baik hal-hal tersebut dalam hal ini misalnya pihak instansi, kelembagaan instansi pemerintah, ataupun asosiasi-asosiasi ataupun organisasi kemasyarakatan sosial lainnya," imbuhnya.

Agung pun mempersilahkan masyarakat yang ingin menyambut baik program kerja Ditjen Pajak ini agar langsung berkoordinasi dengan Subdirektorat Kerjasama dan Kemitraan, Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak.