Strategi Pendekatan Langsung yang Efektif dengan BPKAD BINTUNI

Pelaksana KP2KP Bintuni memberikan penjelasan kepada Bendahara BPKAD Bintuni

Untuk yang kesekian kalinya KP2KP Bintuni mengunjungi Wajib Pajak untuk memberikan penyuluhan bendahara. Kali ini, Senin 21 Agustus 2017, KP2KP Bintuni menyambangi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memberikan penyuluhan sekaligus menyamakan persepsi mengenai perpajakan sehubungan dengan tanggung jawab menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana) SP2D.

KP2KP Bintuni dalam strategi penyuluhannya memilih menggunakan pendekatan langsung (privat) untuk mengefektifkan pembelajaran bendahara dan menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi yang salah satunya karena seringkali bendahara pemerintah berganti-ganti. Kunjungan ke BPKAD penting karena masih sering terjadinya kesalahan dalam pemotongan pajak yang tertuang di dokumen SP2D.

"BPKAD adalah stakeholder terdekat KP2KP dalam penerimaan pajak, sehingga sinergi antara kita harus berjalan baik", ujar Oky Cahya Kurniawan selaku Kepala KP2KP Bintuni. Dalam penyuluhan langsung ke BPKAD, KP2KP Bintuni memberikan materi perpajakan bendahara pemerintah yang disampaikan oleh Lucky Patandung Mangende. Dalam penyuluhan yang berlangsung lebih akrab tersebut, bendahara tampak antusias dan menanyakan hal-hal yang selama ini terdapat perbedaan persepsi. Mereka menanyakan mengenai pajak jasa konstruksi, perlakuan pajak pembelian BBM, pembangunan rumah sosial dan lain lain.

Setelah penyuluhan ini, diharapkan terjadi sinergi dan komunikasi yang lancar antara KP2KP dan BPKAD Bintuni sehingga pemotongan dan pemungutan pajak bisa lebih tepat.