Rabu, 9 Mei 2012 - 13:57
Re Launching SPN Bali 2012 bersama Kartini Bali Peduli Pajak

Ratusan Kartini Jegeg Bali mendatangani Gedung Keuangan Negara II pada Jumat, 27 April 2012 untuk turut serta memeriahkan Re-Launching SPN 2012 Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali sekaligus dalam rangkaian peringatan Hari Kartini melalui kegiatan bersepeda santai yang dikemas dalam acara Fun Bike Jegeg bertemakan Kartini Peduli Pajak. Kegiatan ini menjadi tanda pelaksanaan program Sensus Pajak Nasional (SPN) Kanwil DJP Bali Tahun 2012 sekaligus dalam rangka mendekatkan pajak dengan masyarakat. "Saat kegiatan Re-Launching SPN 2012 melalui Fun Bike Jegeg yang juga sebagai perayaan Hari Kartini," ujar Kepala Kanwil DJP Bali, Zulfikar Thahar.

Jumlah peserta Fun Bike Jegeg ini sekitar 500 orang wanita yang berasal dari berbagai organisasi wanita yang berada di Bali yang dikoordinir oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Daerah Bali. Kartini Jegeg Bali ini bersepeda santai menggunakan kostum sesuai dengan profesi masing-masing seperti Bidan, Jaksa bahkan berpakaian laksana Kartini yakni berkebaya termasuk Ibu Istri Wakil Gubernur Bali, Ibu Bintang Puspayoga dan sejumlah istri pejabat dan tokoh dari Bali lainnya. "Ibu-ibu ini adalah duta pajak yang paling bisa menggugah para suami mereka untuk taat pajak," tambahnya.

SPN merupakan kegiatan pengumpulan data mengenai kewajiban perpajakan dalam rangka memperluas basis pajak dengan mendatangi subjek pajak di seluruh wilayah Indonesia yang dilakukan oleh DJP. Kegiatan yang dilakukan untuk mengamankan sasaran penerimaan pajak tersebut dilaksanakan dengan melakukan penyisiran dan pencacahan terhadap potensi pajak (Wajib Pajak dan Objek Pajak) yang dilakukan secara bertahap dalam rangka ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan. Kegiatan SPN ini bertujuan untuk mewujudkan keadilan dalam pemungutan pajak (fairness), melaksanaan kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perpajakan (tax compliance), meningkatan administrasi perpajakan (tax administration development), dan meningkatan pelayanan perpajakan (services development). Hasil yang akan dicapai dalam pelaksanaan SPN adalah memperluas basis pajak, meningkatkan kepatuhan penyampaian SPT, meningkatkan penerimaan pajak, memutakhirkan basis data, dan sosialisasi sekaligus edukasi perpajakan.

Re-Launching SPN 2012 ini juga dimeriahkan dengan penyebaran 2500 brosur SPN 2012 serta pembagian souvenir SPN 2012 kepada masyarakat/Wajib Pajak di beberapa titik keramaian kota Denpasar Bali oleh Unit Petugas Sensus dari masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Disebutkan, Sensus Pajak ini akan dimulai pada bulan Mei yang merupakan upaya KPP untuk mendata Wajib Pajak di Indonesia. "Kita ingin mendapatkan data riil Wajib Pajak untuk mewujudkan basis data perpajakan yang lebih akurat sehingga dapat menopang penerimaan negara. Sensus ini merupakan sensus tahap II atau kelanjutan dari sensus sebelumnya yang dilaksanakan akhir tahun 2011," tandasnya. A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, Ketua Umum BKOW Daerah Bali bersama Ibu Bintang Puspayoga menyatakan kesiapannya untuk menjadi duta pajak dan mendukung pemerintah. "Kita siap menjadi duta pajak dan akan berusaha bagaimana mendorong suami kita untuk taat pajak. Kami pun adalah para pengusaha yang juga menjadi Wajib Pajak taat pajak dan siap menyambut kedatangan petugas sensus pajak dengan senang hati," jelasnya.