Rabu, 2 Januari 2013 - 09:41

Dalam rangka sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 162/PMK.011/2012 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku mulai 1 Januari 2013, KP2KP Muaro Sijunjung telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh Wajib Pajak Bendahara pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi vertikal yang berada di Kabupaten Sijunjung. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Hotel Bukik Gadang Muaro Sijunjung pada tanggal 11 Desember 2012. Sebanyak 35 instansi telah mengirim bendaharanya untuk mengikuti acara tersebut.

Selain penyampaian materi peraturan perpajakan yang baru, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyegaran pemahaman perpajakan dengan dijelaskan kembali tugas-tugas Bendaharawan Pemerintah terkait dengan kewajiban perpajakan. Kepala KP2KP Muaro Sijunjung, Mudji Hartono ST.,MT., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penatausahaan dan pertanggungjawaban Bendahara di Satuan Kerja merupakan salah satu unsur penting dan strategis dalam rangka penyelenggaraan pengelolaan keuangan. Menurutnya, dengan adanya sosialisasi pajak, maka berdampak kepada pengetahuan Bendahara akan pajak. Pada akhirnya berdampak kepada kesadaran Bendahara untuk berkobtribusi kepada negara. Kesadaran membayar pajak yang bersumber pada pengetahuan tentang tata cara perpajakan nasional, pelayanan yang lebih terbuka dan administrasi yang lebih baik, akan mendorong partispasi aktif dalam menunjang pembiayaan APBN.

Dalam kaitannya dengan perpajakan, Bendahara pada beberapa Satuan Kerja masih ada yang mengalami permasalahan terutama terkait teknis dan tata cara pemotongan / pemungutan, penghitungan, penyetoran dan pelaporan PPh pasal 21, PPh pasal 22, PPh pasal 23, PPh pasal 4 ayat (2) dan PPN. Kondisi ini tentunya tidak terlepas dari kurangnya pemahaman terhadap peraturan perpajakan. Dalam rangka untuk mendorong kelancaran tugas Bendahara dan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap perpajakan, maka KP2KP Muaro Sijunjung setiap tahun akan menyelenggarakan sosialisasi peraturan perpajakan.

Untuk pemaparan lebih lengkap mengenai kewajiban perpajakan bagi Bendaharawan Pemerintah disampaikan oleh Rimon Domiyandra, Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi I KPP Pratama Solok. Pelaksanaan pemaparan dilakukan secara interaktif untuk memudahkan Bendaharawan memahami materi yang disampaikan. Menurut Rimon bahwa memahami pajak itu mudah. Informasi perpajakan mudah diperoleh, diantaranya tersedianya buku panduan perpajakan bagi Bendaharawan Pemerintah, booklet, leaflet / brosur, website internet, sosialisasi dan konsultasi di KP2KP dan KPP Pratama. Diharapkan setiap Bendaharawan juga mengenal Account Representative (AR) di KPP Pratama, sehingga ketika menghadapi kesulitan selain dapat berkonsultasi dengan KP2KP Muaro Sijunjung juga dapat menghubungi AR masing-masing.

Pada akhir acara setiap peserta dibagikan kaos bertuliskan “Bangga Bayar Pajak”. Hal ini mengandung makna untuk berusaha menimbulkan rasa bangga dari dalam diri Bendahara dan masyarakat pada umumnya. Pembayaran pajak sebagai sesuatu hal yang sangat penting bagi pembiayaan negara.  Sehingga bila kita melaksanakannya dengan baik dapat memberikan rasa bangga karena telah berkontribusi dan turut serta dalam proses pembangunan untuk negara dan rakyat Indonesia.