Seribu Rasa Satu Jiwa di ICV Kanwil Jakbar

ICV, Jakarta Barat

Kanwil DJP Jakarta Barat telah melaksanakan Internalisasi Corporate Value (ICV) dengan tema “Jakarta Barat Berkibar” pada hari Rabu (2/8). Tema ini dipilih sesuai dengan semangat nilai-nilai kementerian keuangan yaitu Integritas, Profesional, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan. Kanwil DJP Jakarta Barat “Berkibar” memiliki kepanjangan yaitu: Janji Kami Bagi Negeri, Bersatu Raih Kinerja Bersama. Bertempat di Talaga Cikeas, Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat, Budi Susanto, membuka kegiatan ICV di hadapan kurang lebih 1050 peserta yang terdiri dari pegawai DJP di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat. Budi Susanto memberikan motivasi kepada seluruh peserta ICV dengan mengungkapkan bahwa saat ini Kanwil DJP Jakarta Barat  menduduki peringkat ke-2 penerimaan nasional.  Harapannya adalah bahwa Kanwil DJP Jakarta Barat mampu menjadi yang pertama dalam peringkat penerimaan nasional.

Pada kesempatan kali ini, seluruh pegawai dari unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat dikumpulkan untuk melaksanakan ICV bersama. Budi Susanto mengemukakan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silahturahim dan memperkuat sinergi pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat. Harapan untuk menjadi peringkat pertama nasional tidak akan tercapai tanpa komitmen dan kerja sama yang baik oleh seluruh pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat. Sehingga, untuk menjaga kekompakan seluruh pegawai, kegiatan ICV kali ini ini dirancang sedemikan rupa yang salah satu hasil yang dicapai adalah meningkatkan kerja sama dan sinergi.

Budi Susanto juga menyampaikan bahwa Kanwil DJP Jakarta Barat memiliki Panduan Solusi Pencapaian Prestasi yaitu PASOPATI. PASOPATI adalah buku kinerja yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi segenap unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat dalam merealisasikan target penerimaan 2017 guna mendukung penerimaan DJP. Di akhir kata sambutannya, Budi Susanto memekikkan komitmen kesanggupan yang diikuti oleh seluruh peserta ICV untuk memotivasi pegawai mewujudkan harapan tersebut.

Untuk menandai dibukanya ICV, penyalaan obor ICV dilakukan oleh Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat. Nyala obor ICV ini mengiringi jalannya pelaksanaan ICV Jakbar Berkibar. Sebelum rangkaian permainan yang mengasah kemampuan team work, decision making, integritas dan kemampuan fisik dilakukan, masing-masing unit kerja mempersembahkan yel-yel yang berdurasi maksimal selama 3 menit. Peserta ICV tampil dengan menggunakan kaos dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan unit kerjanya. Tidak lupa mereka memakai atribut yel-yel berupa scarf, topi, ataupun membawa alat musik untuk menunjang penampilan mereka. Yel-yel yang ditampilkan oleh masing-masing unit kerja sangat beragam dan sangat menghibur. Seluruh peserta bersemangat untuk melakukan yel-yel karena akan ada penghargaan untuk Yel-yel terbaik dengan hadiah uang tunai sebesar Lima Juta Rupiah. Ratusan Door Prize pun sudah disediakan oleh panitia untuk memeriahkan ICV Jakbar Berkibar. Grand Prize yang disiapkan pun sangat menggiurkan, yakni 1 unit LED TV dan 1 unit Sepeda Motor Matic.

Permainan Outbond yang dilakukan adalah sebanyak 6 permainan yang wajib dilakukan oleh masing-masing tim. Jumlah anggota tim sudah ditentukan dan pembagian tim sudah dilakukan sebelumnya. Satu tim terdiri dari 14-15 orang anggota. Permainan yang dilakukan membutuhkan kerja sama, kepercayaan, integritas, dan juga konsentrasi tinggi. Permainan yang pertama adalah menuntun rekan yang ditutup matanya untuk mengambil bola di suatu tempat tertentu yang ditentukan oleh panitia dengan instruksi verbal agar pemain tidak menginjak ranjau. Permainan kedua adalah mengisi 10 buah gelas plastic dengan air menggunakan suatu pipa kecil yang kedua ujungnya berlubang dan pipa tersebut disalurkan secara estafet antar pemain dari sumber air menuju posisi gelas plastik. Setelah seluruh gelas terisi penuh, gelas-gelas ini disusun menjadi bentuk piramida dan pada akhirnya air dalam seluruh gelas ini dituang ke dalam pipa besar berisi bola plastik. Tim harus mengumpulkan air sebanyak-banyaknya agar bola plastik ini terjatuh dari pipa besar karena tumpah.

Permainan ketiga adalah permainan yang menggunakan sampan dimana peserta sebanyak tiga orang harus mengambil bola di seberang pulau untuk selanjutnya membawa bola dari pulau tersebut ke dermaga akhir. Jumlah bola yang harus dibawa harus merupakan bilangan prima. Tim yang berhasil sampai di seberang lebih dulu adalah pemenangnya. Tidak sedikit tim yang hanya berputar-putar di tengah danau dengan sampannya karena kesulitan mendayung dan kesulitan mengarahkan sampan ke arah pulau. Namun, walaupun arah dayungnya tidak beraturan dan sempat terjadi beberapa kali tabrakan, seluruh tim yang mendayung selamat dan tidak ada yang terjatuh ke dalam danau. Permainan keempat adalah permainan komunikasi yang mengharuskan tim membagi anggota timnya untuk mengambil peran antara lain sebagai observer, messanger, dan executor. Dalam permainan ini, nilai tertinggi akan diberikan jika tim berhasil me-replikasi bentuk bangunan yang terbuat dari lego secara sempurna sesuai contoh yang diberikan.

Permainan kelima adalah permainan volley air dimana bola yang digunakan adalah balon yang berisi air. Keseruan terjadi saat tim lawan berhasil melakukan servis melewati net dan bola airnya jatuh pecah di atas tanah. Permainan ini dilakukan selama dua set. Permainan yang terakhir adalah permainan konsentrasi dimana anggota tim semuanya terlibat untuk berlari dan berdiri melingkar di atas angka yang sudah disiapkan di tanah secara acak. Masing-masing anggota tim harus menyebutkan secara urut angka yang dimulai dari angka satu sampai dengan dua puluh sesuai posisi masing-masing. Dan yang paling seru adalah, pada saat menyebutkan angkanya, anggota tim tersebut harus menginjak secara cepat angka di atas tanah menggunakan kaki kiri. Untuk beberapa tim, percobaan bahkan sampai diulang sebanyak dua kali untuk memastikan seluruh anggota tim menyebut angka dan menginjak angka sesuai posisinya dengan urut dan benar.

Di akhir acara, Budi Susanto menutup kegiatan permainan dengan membidikkan anak panah ke arah balon berisi air yang sudah digantung setinggi 4 meter di atas permukaan tanah. Seluruh peserta ICV memberikan semangat kepada Kepala Kanwilnya agar anak panah yang dibidikkan berhasil memecah balon air tersebut. Setelah balon tersebut pecah, banner yang semula tergulung menjadi terbuka secara otomatis. Pada Banner tersebut bertuliskan Kanwil DJP Jakarta Barat dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan. Kemudian, seluruh peserta berfoto di depan banner tersebut bersama Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat.

Rangkaian acara berlangsung dengan baik dan berakhir dengan pembagian door prize serta pengumuman peserta terbaik dan yel-yel terbaik. Acara ICV ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Kanwil DJP Jakarta Barat, Janji Kami Bagi Negeri, Bersatu Raih Kinerja Bersama.