Puasa itu melatih "tidak" karena dalam kehidupan sehari-hari kita terlalu memuja bahkan melampiaskan "ya", paling tidak mengendalikan "ya", sebab mental manusia lebih memihak kepada "melampiaskan" daripada "mengendalikan". Kehidupan manusia pada dasarnya lebih mengacu kepada "pengendalian" daripada "pelampiasan". Sementara itu, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III merencanakan untuk melatih dan membiasakan "ya" melebihi bahkan meniadakan "tidak" dalam bulan Ramadhan tahun ini. Yang dimaksud dengan “ya” dalam konteks ini adalah “ya” untuk pajak dalam arti seluruhnya, “ya” untuk membayar, “ya” untuk melaporkan dan yang terpenting adalah “ya” untuk jujur. Sementara “tidak” adalah bersepakat untuk tidak menghindari kewajiban perpajakan dan “tidak” untuk berlaku curang dalam perpajakan.
Bertempat di Masjid Al-Fallah Kecamatan Junrejo Kota Batu pada tanggal 7 Agustus 2012, Kanwil DJP Jawa Timur III dan KPP Pratama Batu menggelar acara Safari Ramadhan. Acara ini dihadiri oleh para kepala bidang di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur III, para Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama se-Malang Raya dan para pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur III . Dengan tema “Ayo Peduli Pajak’ rekan-rekan KPP Pratama Batu, Ustadz KH. Marzuki M, para jamaah dan pendengar radio dapat berdialog interaktif melalui telepon maupun Short Messaging Service (SMS) yang disiarkan langsung oleh Radio MFM Malang. Hal ini memungkinkan pendengar dapat ikut berinteraktif dengan mengajukan pertanyaan maupun kritik, keluhan mengenai pajak kepada petugas dari KPP Pratama Batu ataupun bertanya seputar agama kepada pembicara.
KH. Marzuki M mengingatkan, kita sebagai warga negara harus peduli pajak karena pajak sebagai penunjang pengelolaan negara harus didukung oleh seluruh rakyat Indonesia. Bagaimanapun juga sebagai warga negara kita harus bertanggungjawab terhadap negara, salah satu bukti tanggungjawab tersebut adalah membayar pajak. Selain hal tersebut, beliau yakin bahwa jika bangsa Indonesia dapat memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada dengan baik untuk kesejahteraan rakyat, jumlah rencana penerimaan pajak yang sebesar Rp 1.000 trilyun akan terasa kecil, sebab jumlah tersebut berada di bawah penghasilan dari pengelolaan sumber daya yang ada di Indonesia. Dengan sumber pendanaan Negara yang memadai, cita-cita untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur sudah berada di depan mata, sekarang tinggal kita mau melaksanakan itu atau tidak. Oleh karena itu dalam Ramadhan kali ini, terus dipupuk rasa semangat untuk berkontribusi terhadap negara dan bangsa dengan semangat ikhlas dan jujur melaksanakan kewajiban perpajakan dan selalu yakin bahwa dengan amal dan perbuatan kita tersebut di ridhoi oleh Allah SWT, semoga dengan hal tersebut kita menjadi bangsa yang bersyukur.
Dengan berbagai hikmah yang dapat diperoleh selama bulan Ramadhan, seluruh jajaran pegawai DJP di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur III siap mengamankan target penerimaan negara di sektor perpajakan. Hal ini dilakukan dengan berbagai kegiatan sesuai strategi yang telah digariskan oleh Kantor Pusat DJP seperti: penyelenggaraan Sensus Pajak Nasional, registrasi ulang Pengusaha Kena Pajak, dan optimalisasi potensi perpajakan. Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan Sholat Maghrib berjamaah dan buka bersama dalam suasana sejuknya Kota Batu.


