Ratusan Mahasiswa Balikpapan Ambil Bagian Pecahkan Rekor MURI

Ratusan mahasiswa Balikpapan ikuti sosialisasi Pajak Bertutur yang digelar di gedung Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) pada Jumat, 11 Agustus 2011. Bukan sosialisasi pajak biasa, acara garapan DJP Kementerian Keuangan RI ini memecahkan museum rekor Indonesia (MURI) sebagai seminar edukasi pajak dengan peserta terbanyak secara serentak dalam satu hari. Peserta kegiatan ini tercatat 127.459 pelajar dan mahasiswa dari 2.182 sekolah SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

"Pajak Bertutur yang diadakan di Kanwil DJP Kaltimra dihadiri oleh 506 mahasiswa perwakilan dari 7 perguruan tinggi yaitu Universitas Balikpapan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Madani Balikpapan, Akademi Sekretaris & Manajemen Indonesia (ASMI) Airlangga Balikpapan, Balai Diklat Keuangan Balikpapan, Sekolah Tinggi Management Informatika Komputer (STMIK) Borneo Internasional, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan, dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIKOM) Balikpapan," kata Kepala Bidang Pelayanan Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kaltimra Emri Mora Singarimbun.

Pajak Bertutur, jelas Emri, merupakan upaya DJP dalam meningkatkan kepatuhan pajak melalui inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan formal. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Dalam acara itu, peserta mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani melalui tele-conference secara langsung dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak. Sri Mulyani menjelaskan kepada para mahasiswa mengenai pentingnya pajak dalam pengelolaan keuangan negara, termasuk bagi pembiayaan pendidikan nasional, pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur.

Duet penyiar radio kocak Pawung dan Choky yang didaulat sebagai MC (Master of Ceremony) sukses membuat acara jadi semarak. "Acaranya asik, banyak games, hostnya kocak, gak bosenin, jadi gak seperti acara sosialisasi pajak," ujar Dewi, mahasiswa Uniba. "Biasanya acara sosialisasi pajak itu bikin bosan, tapi yang yang ini jauh dari kata bosan, selalu ada yang bikin kita enjoy," timpal Ade Kartika, mahasiswa BDK, "yang pasti dapat pengetahuan baru tentang pentingnya kesadaran pajak sejak dini, agar kita tertib membayar pajak dan juga mengawasi penggunaannya," imbuhnya. "Acaranya seru banget, nambah wawasan apalagi terkait dengan bahasan Menkeu Sri Mulyani. Sering-sering adain acara seperti ini dengan peserta orang yang jarang bayar pajak, meminta hak tapi lalai kewajibannya," komentar Anindha Yulia, mahasiswa STIE Madani seusai acara.