Puluhan Mahasiswa Hanyut dalam Bedah Buku Pajak Menurut Islam

Puluhan Mahasiswa Hanyut dalam Bedah Buku Pajak Menurut Islam

Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan Lubuk Sikaping yang akrab disebut KP2KP Lubuk Sikaping melaksanakan bedah buku Pajak menurut Syariat Islam di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Lubuk Sikaping (Rabu, 01/11). Acara bedah buku ini dihadiri Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam serta 80 mahasiswa dari berbagai jurusan. Penulis dari buku Pajak Menurut Syariat Islam, Gusfahmi yang merupakan kepala KP2KP Lubuk Sikaping merupakan narasumber dalam acara ini.

Menurut Ramadhan Ritonga, pegawai di KP2KP Lubuk Sikaping, bedah buku ini sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi kantornya ketika harus menjelaskan permasalahan yang sensitif serta mengundang pro maupun kontra di masyarakat. Namun kendati demikian, Tim KP2KP Lubuk Sikaping dengan semangat yang berkobar memberikan edukasi sehingga masalah hukum pajak yang sering diperdebatkan ini menjadi tidak abu-abu.

“Kata "pajak" tentu tidak ketemu dalam 6236 ayat Al qur'an, kitab-kitab hadits maupun kitab empat imam mazhab, sebab kata "pajak" bukan berasal dari bahasa Arab. Pajak (dhariibah) adalah hasil ijtihad ulil amri ketika kas negara kosong, sedangkan sumber2 pendapatan negara (ghanimah, fa'y, kharaj, ushr, jizyah, zakat, dll) tidak ada/cukup. kalau sudah ada kas negara dari sumber-sumber utama, maka pajak dapat dihapus. Istilah pajak (dhariibah) akan kita temukan dalam kitab-kitab kontemporer missal nya Fikhuz Zakah oleh Dr Yusuf Qardhawi,” ujar Gusfahmi dalam acara tersebut.

Para mahasiswa pun nampak terhipnosis dengan penjelasan yang diberikan narasumber dan sangat antusias untuk bertanya. Para mahasiswa tersebut sering kali mengucapkan rasa terima kasih atas penjelasan yang sangat logis dan mempunyai dasar yang kuat. Decak kagum terus mereka berikan dengan cara tepuk tangan saat Gusfahmi selesai memberikan jawaban. “Syukran Pak Gusfahmi Abu Hasyim atas kesempatan yang diberikan kepada kampus STAI sehingga kami mendapatkan pencerahan dan edukasi tentang pajak menurut syariah. Semoga di lain kesempatan, Bapak Gusfahmi bisa berbagi ilmu dan pengalamannya di kampus kami lagi,” tutur Nasbin Panyahatan selaku ketua STAI Lubuk Sikaping.(*)