Kamis, 22 Agustus 2013 - 09:45

Pengusaha UKM mendapatkan insentif Pajak Penghasilan dengan terbitnya PP 46/2013 yang mulai berlaku 1 Juli 2013. Tarif PPh UKM yang beromset sampai dengan 4,8 M hanya sebesar 1% dari Omset, disetor paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya. Penghitungan PPh menjadi sangat sederhana dan dapat dilaksanakan oleh seluruh pengusaha Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Untuk melaksanakan sosialisasi PP 46/2013 langsung kepada para pengusaha UKM, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat membuka pojok pajak yang memberikan layanan konsultasi pajak gratis, membagi leaflet dan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kegiatan ini berlansung bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Dua untuk area bisnis UKM Thamrin City (14-15/8) dan KPP Pratama Jakarta Gambir Dua untuk area ITC Roxy Mas (15/8) di Jakarta Pusat.

Menurut Kabid P2Humas Kanwil DJP Jakarta Pusat, Roos I Yulinapatrianingsih, di Thamrin City - Jakarta,  Rabu (14/8), pengusaha UKM akan menikmati tarif PPh hanya 1% dari Omset. “Pengusaha UKM yang beromset sampai dengan 4,8 M membayar pajak hanya 1% dari Omset,” katanya.

Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua, Untung Bimantoko menurunkan delapan anggotanya untuk melayani para pengunjung pojok pajak di Thamrin City sedangkan Kepala KPP Pratama Jakarta Gambir Dua, Liberti Pandiangan menurunkan lima anggotanya di area ITC Roxy Mas.

Dalam sosialisasi PP 46 di area Thamrin City, Budi Saptono selaku Kasi Waskon III KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Dua menyampaikan bahwa petugas pojok pajak bekerjasama dengan pengelola Thamrin City untuk membagikan 6000 leaflet PP 46/2013 keseluruh tenant (penyewa). Pengelola Thamrin City menyambut upaya tersebut dengan antusias dan bersedia ikut membantu mensosialisasikan dengan memberikan leaflet pada saat menyampaikan invoice kepada para tenant.

Sementara itu di tempat terpisah KPP Pratama Jakarta Gambir Dua mengambil lokasi Pojok Pajak di ITC Roxy Mas dengan tujuan utama mensosialisasikan PP 46/2013 dengan cara membagikan leaflet langsung ke seluruh toko yang berada di area ITC Roxy Mas. “Agar sosialisasi lebih efektif petugas Pojok Pajak bekerjasama dengan pihak pengelola ITC Roxy Mas mengumumkan melalui pengeras suara setiap satu jam”, terang Juniar Adhie, Kepala Seksi PDI selaku koordinator Pojok Pajak KPP Pratama Gambir Dua(15/8). Masih menurut Juniar Adhie “Pengunjung yang kebetulan datang dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan layanan informasi dan solusi bagi permasalahan pajak yang dihadapi”.

Kanwil DJP Jakarta Pusat rencananya selain dua lokasi tersebut, juga akan melakukan kegiatan salama bulan Agustus 2013 di area Mall Grand Indonesia, Pasar Tanah Abang Blok A dan Blok B,  dan Pasar Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA). Kegiatan ini diharapkan dapat menggugah para pengusaha UKM menjadi lebih sadar dan taat pajak.