Lomba Berbalas Pantun Pajak Tingkat SLTA Sekota Pekanbaru

 adu kreatifitas berbalas pantun para peserta

Dalam rangka mengenalkan pajak kepada generasi muda khususnya para pelajar tingkat  Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) maka Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau dan Kepulauan Riau pada tanggal 20-23 November 2012 menggadakan lomba berbalas pantun pajak tingkat SLTA sekota Pekanbaru. Dipilihnya lomba berbalas pantun sebagai sarana mengenalkan pajak mengingat pantun merupakan seni budaya yang syarat dengan nilai-nilai luhur melayu yang disampaikan dengan canda gembira, serius, dan humoris sehingga dengan pantun diharapkan pesan pajak akan lebih mudah diterima dan dipahami para generasi muda. Adapun mekanisme lomba adalah setiap regu mengajukan pertanyaan tentang pajak dalam bentuk pantun kemudian regu lawan harus menjawab pertanyaan tersebut dalam bentuk pantun juga. Lawan yang akan menjawab pertanyaan diberi waktu 30 (tiga puluh) detik untuk menjawab setiap pertanyaan. Setiap regu diberikan kesempatan untuk mengajukan 3 (tiga) pertanyaan dan menjawab 3 (tiga) pertanyaan.  Berikut ini adalah beberapa pantun pajak yang disampaikan dalam lomba berbalas pantun tersebut:

Soal 1:

Jalan-jalan ke Indragiri

Singgah sebentar di Kuantan Singingi

Wahai sahabat bijak berbudi

Buat apa pajak di negeri ini

Jawaban 1:

Ke Indragiri Tuan berjalan, Jangan lupa bawa lentera

Pajak untuk biaya pembangunan, Menuju masyarkat adil sejahtera

Soal 2:

Singapura dilanda todak, Kisah legenda Melayu berdaulat

Kalau kita sudah membayar pajak, Apa pula yang kita dapat

Jawaban 2:

Singapura dilanda todak, Ceritanya masyarakat Melayu masa dahulu

Kalau kita sudah membayar pajak, Banyak subsidi yang didapat

Soal 3:

Muara Takus peninggalan sejarah, Tinggi nilainya tiada terkira

Wajib Pajak itu siapa sajakah, Tahukah Tuan apa jawabnya

Jawaban 3:

Muda remaja janganlah lengah, Rajin belajar setiap masa

Wajib Pajak jelaslah sudah, Orang pribadi dan badan jawabannya

Soal 4:

Senandung lagu dendang berdendang, Dinyanyikan anak dara riang gembira

Sekarang Tuan dan Puan saya tantang, NPWP itu apa maknanya

Jawaban 4:

Lagu berdendang memanglah indah, Menghibur hati berduka

Pertanyaan tuan sangatlah mudah, Nomor Pokok Wajib Pajak jawabnya

Soal 5:

Buah bayam ada bijinya, Buah pisang bertandan-tandan

Duhai Tuan saya bertanya, Kemanakah pajak harus disetorkan

Jawaban 5:

Betulah pisang bertandan-tandan, Pisang ditanam pakailah kompos

Kemanakah pajak akan disetorkan, Tentulah ke bank atau Kantor Pos

Soal 6:

Mengapa pohon lebat berbuah, Karena kumbang datang menyeri

Kita ini anak-anak sekolah, Patutkah segala pajak kita ketahui

Jawaban 6:

Lebat buahnya si pohon rambai, Terasa masam kala digigit

Kita tahu pajak supaya pandai, Saat besar pajak tak menjadi sulit

Soal 7:

Bila kerja tiada berhemat, Laba hilang rugi didapat

Wahai Tuan dan Puan yang terhormat, Pada siapakah pajak memberi manfaat

Jawaban 7:

Hidup hemat memberi manfaat, Supaya tua tidak melarat

Tentulah pajak memberi manfaat, Kepada negara dan seluruh rakyat

Soal 8:

Ramai orang di kantor camat, Membawa surat mengurus e-KTP

Wahai sahabatku yang terhormat, Bagaimanakah cara mengurus NPWP

Jawaban 8:

Mengambil mangga gunakan galah, Terhempas ke tanah buahnya penyet

Cara mengurus NPWP sangatlah mudah, Datanglah ke KPP atau melalui internet

Soal 9:

Malam hari pasang pelita, Apinya marak menerangi halaman

Bagaimana Tuan ikut membangun negera, Sedangkan pajak tidak Tuan lunaskan

Jawaban 9:

Orang berbudi membalas jasa, Seumur hidup selalu dikenang

Tuan menuduh membabi buta, Ini bukti pembayaran pajak jadi pegangan

Soal 10:

Memasak kerang dalam kuali, Api menyala air pun panas

Saya dengar NPWP setiap hari, Sampaikan fungsinya supaya jelas

Jawaban 10:

Air mendidih kopi seduhkan, Mak Minah pandailah membuat kolak

NPWP berfungsi sebagai administrasi perpajakan, Juga sebagai identitas Wajib Pajak

Soal 11:

Adat hidup sama sebangsa, Bertanam budi sudah biasa

Kini saya pula yang bertanya, Mengurus NPWP adakah biayanya

Jawaban 11:

Bertanam budi amal yang mulia, Silaturrahmi dijalin sepanjang masa

Mengurus NPWP tidak ada biaya, Semua dijamin oleh negara

Soal 12:

Kain songket tenunan putri, Tenunan indah menawan hati

Pajak dibayar membangun negeri, Apa manfaat pajak bagi pelajar sendiri

Jawaban 12:

Kain songket berwarna warni, Dipakai raja di atas singasana

Manfaat pajak bagi pelajar sendiri, Bantuan pendidikan salah satunya

Soal 13:

Dari RRI ke Kanwil Pajak, Jalan melintas depan Kantor Jaksa

Pajak diwajibkan tak dapat ditolak, Kalau dibayar jaminan apa yang diterima

Jawaban 13:

Jalan melangkah tapak setapak, Hati-hati kala menyeberang

Jaminan kalau kita sudah membayar pajak, Rakyat sejahtera hidup pun tenang

Soal 14:

Jujur dan lurus dalam berteman, Bersihkan hati kuatkan iman

Bilakah waktu pajak dibayarkan, Supaya kita tidak kena teguran

Jawaban 14:

Bersihkan hati kuatkan iman, Hidup aman damai berteman

Bayarlah pajak pada waktu yang ditentukan, Pasti kita terhindar dari teguran

Soal 15:

Tingginya gunung dapat didaki, Dalamnya laut dapat diselami

Apakah tanda orang berbudi, Di negeri yang modern ini

Jawaban 15:

Tingginya gunung dapat didaki, Burung terbang kian kemari

Tandanya hidup orang berbudi, Kewajiban pajak terus dipenuhi

Soal 16:

Buah rotan kelat rasanya, Buah durian berbau wangi

Membayar pajak kewajiban kita, Jika mangkir adakah sanksi

Jawaban 16:

Memanglah kelat si buah durian, Jatuh ke air mengapung-apung

Membayar pajak adalah kewajiban, Kalau tak bayar badan dikurung

Soal 17:

Anak raja pergi berburu, Berbekal panah dan sebuah tombak

Kemanakah saya nak mencari tahu, Segala sesuatu mengenai pajak

Jawaban 17:

Anak raja pergi berburu, Mengejar rusa berbelang tiga

Masalah pajak Tuan nak tahu, Kring Pajak 500200, itu sumbernya

Soal 18:

Anak bermain di tengah hujan, Riang gembira lempar-lemparan

Siapakah Subjek Pajak Penghasilan, Tuan bijak tolong jelaskan

Jawaban 18:

Anak bermain di tengah hujan, Bermain lumpur lempar-lemparan

Kalau nak tahu Subjek Pajak Penghasilan, Jawabnya tentulah orang pribadi dan badan

Soal 19:

Di dalam kolam ada ikannya, Beranak pinak menjadi banyak

Mengapa pajak diatur negara, Tolong dijawab wahai tuan yang bijak

Jawaban 19:

Di dalam kolam si ikan nila, Ditangkap orang memakai kail

Mengapa pajak diatur negara, Supaya pajak berlaku adil

Soal 20:

Burung pungguk merindukan bulan, Bulan tak tampak ditutup awan

Maju mundur langkah pembangunan, Apakah yang jadi penentu wahai tuan budiman

Jawaban 20:

Burung pungguk merindukan bulan, Itulah judul lagu melayu

Maju mudnur langkah pembangunan, Pajak yang dikumpulkan jadi penentu

Soal 21:

Petang hari meranggah kuini, Kuini diranggah banyak yang masak

Cubalah jawab persoalan ini, Apa bedanya rujak dengan pajak

Jawaban 21:

Pagi hari mengambil durian, Durian gugur beralaskan tikar

Kami cuba menjawab soalan, Rujak dibeli pajak dibayar