KPP Pratama Penajam Edukasi Usahawan Babulu

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Penajam edukasi usahawan Kecamatan Babulu-Penajam Paser Utara terkait Peraturan Pemerintah (PP) nomor 46 tahun 2013 (Rabu, 11/10). Acara yang digelar di Kantor Kecamatan Babulu ini berlangsung dari pukul 08.30 sampai 12.00 WITA. Tampak hadir Camat Babulu Margono Hadi Susanto beserta beberapa orang staffnya.

Mengusung tema “Sadar Pajak Demi Kemajuan Bangsa” kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam membangun negara salah satunya  dengan cara membayar pajak. Hal ini dikatakan Kepala KPP Pratama Penajam Mohamad Imroni. "Banyak cara untuk ikut berkontribusi dalam membangun negara salah satunya  dengan cara membayar pajak," kata Imroni.

Sementara itu Margono Hadi Susanto mengakui pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. Margono juga menyampaikan bahwa institusi perpajakan jangan berhenti untuk memberikan bimbingan dan konsultasi terus menerus kepada masyarakat. “Kami sangat mendukung acara sosialisasi pajak supaya warga Penajam Paser Utara semakin sadar akan kewajibannya kepada negara,” ucap Margono dalam sambutannya.

Account Representative KPP Pratama Penajam, Yauw Frengky memberikan pemaparan mengenai PP nomor 46 tahun 2013. “Jika peredaran bruto tidak melebih 4,8 miliar dalam setahun, maka wajib membayar pajak 1% dari omzetnya, hal ini sesuai ketentuan dalam PP nomor 46," kata Yauw.

Lebih lanjut Yauw menjelaskan, pembayaran pajak lebih mudah dan efisien dengan menggunakan e-billing. E-Billing memungkinkan WP bayar pajak online, tanpa harus datang dan antre lagi di bank. Ini menggantikan sistem pembayaran manual yang menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). "Caranya dengan pembuatan kode billing atau ID Billing terlebih dahulu, setelah itu lakukan proses bayar pajak online, via mesin EDC, ke bank atau kantor pos," jelasnya.

Pada kesempatan itu KPP Pratama Penajam juga memberikan apresiasi kepada Wajib Pajak Patuh di Kecamatan Babulu Adi Paimanais. “Membayar pajak itu ringan karena hanya sebesar 1% dari omzet kita tiap bulan. Mari kita semua ikut membayar pajak,” demikian ajakannya kepada 54 orang peserta yang hadir.(*)